Selasa, 03 November 2026
13:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Antikapitalisme

Ideologi politik dan gerakan perlawanan terhadap kapitalisme

Bagikan:
Bagian dari seri tentang
Anti-konsumerisme
Teori dan gagasan

Antikapitalisme merupakan segala bentuk perlawanan terhadap kapitalisme. Selama Perang Dingin, dunia hanya diberi dua pilihan, yaitu kapitalisme atau komunisme, seolah-olah tidak ada wilayah di luar komunisme untuk gerakan antikapitalisme.[1] Perlawanan antikapitalisme mulai tumbuh seiring runtuhnya komunisme dan berakhirnya Perang Dingin tanpa harus khawatir gerakan antikapitalisme dituduh dan disamakan dengan komunisme. Peristiwa Seattle 1999 merupakan pengulangan revolusi buruh di Seattle pada tahun 1919[2] menjadi awal ketika dunia mulai membuka mata terhadap adanya gerakan sosial baru untuk menolak kapitalisme barbar.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Lenin, Vladimir (2008). Lenin: Speeches at the Eighth Party Congress "We must set them to work as a technical and cultural force so as to preserve them and to transform an uncultured and barbarian capitalist country into a cultured communist country.". Wildside Press LLC. hlm. 18. ISBN 9781434499523.
  2. ↑ O'Connor, Harvey (2009). Revolution in Seattle: A Memoir. Haymarket Books. hlm. 20. ISBN 9781931859745.
  3. ↑ de Sousa Santos, Boaventura (2002). Toward a new legal common sense: law, globalization, and emancipation. Cambridge University Press. hlm. 43. ISBN 9780406949974.
Konsep
Aspek
Jenis
Internasionale
Tokoh penting
Hal terkait
Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan