Minggu, 20 September 2026
16:23 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
George Padmore

George Padmore

George Padmore
250px-George_Padmore%2C_circa_1937.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Informasi pribadi
LahirMalcolm Ivan Meredith Nurse
(1903-06-28)28 Juni 1903
Meninggal23 September 1959(1959-09-23) (umur 56)
PekerjaanJurnalis, Penulis, Pan-Afrika

George Padmore (28 Juni 1903 – 23 September 1959), terlahir dengan nama Malcolm Ivan Meredith Nurse di Trinidad, adalah seorang Pan-Afrika, jurnalis, dan penulis terkemuka. Dia meninggalkan Trinidad pada tahun 1924 menuju Amerika Serikat untuk belajar kedokteran dan kemudian bergabung dengan Partai Komunis Amerika Serikat.

Dari sana dia pindah ke Uni Soviet, dan aktif dalam partai, serta bekerja untuk gerakan kemerdekaan Afrika. Dia juga bekerja untuk sebuah partai di Jerman tetapi ia kemudian meninggalkan partai tersebut setelah kebangkitan Nazisme pada 1930-an.

Tahun 1935, Uni Soviet membuat perubahan tegas dalam kebijakan luar negerinya: Britania Raya dan Prancis, kekuatan kolonial yang aktif di Afrika, diklasifikasikan sebagai "imperialisme-demokratik" — menempati prioritas yang lebih rendah daripada kekuatan "fasis-imperialis", yang akhirnya membuat Jepang dan Jerman jatuh. Kebijakan Uni Soviet ini bertentangan dengan prioritas Padmore tentang pembebasan Afrika, karena Jerman dan Jepang tidak memiliki koloni di Afrika, akibatnya Padmore langsung putus hubungan dengan Kremlin, tetapi ia tetap mendukung sosialisme.[1]

Padmore tinggal sementara di Prancis, sebelum akhirnya menetap di London. Menjelang akhir hidupnya ia pindah ke Accra, Ghana, di sana ia membantu membentuk pergerakan politik Kwame Nkrumah dan Partai Konvensi Rakyat.[2]

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan