Senin, 21 September 2026
06:03 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Walter Benjamin

Walter Benjamin

Walter Benjamin
250px-Walter_Benjamin_vers_1928.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto Walter Benjamin tahun 1928
Lahir
Walter Bendix Schönflies Benjamin

(1892-07-15)15 Juli 1892
Meninggal26 September 1940(1940-09-26) (umur 48)
Penyebab kematian
Bunuh diri dengan overdosis morfin
Pendidikan
PendidikanUniversitas Freiburg
Universitas Berlin
Universitas Bern (PhD, 1919)
Universitas Frankfurt
Filsafat
EraFilsafat abad ke-20
WilayahFilsafat Barat
Filsafat kontinental
Marxisme Barat
Minat utama
Teori sastra, Estetika, Filsafat teknologi, Epistemologi, Filsafat bahasa, Filsafat sejarah
Gagasan terkenal
Persepsi auratik, Estetifikasi politik, Gambar dialektikal, Flâneur

Walter Benjamin (Berlin, 15 Juli 1892Spanyol, 27 September 1940) merupakan seorang filsuf asal Jerman yang dianggap sebagai salah satu pemikir terpenting Mazhab Frankfurt. Beberapa pemikiran yang memengaruhi tulisan-tulisannya antara lain Marxisme Berthold Brecht, mistisisme Yahudi Gershom Scholem. Karya-karyanya ini memiliki landasan teori yang sangat kuat tetapi gaya penulisan dan pemilihan subyek kajiannya sering kali tidak mengikuti perkembangan zaman. Setelah kematiannya, beberapa studi menunjukkan bahwa dia ialah pemikir brilian yang sering kali tidak diakui semasa hidupnya. Dia meninggal setelah tentara Nazi menyita seluruh isi perpustakaannya dan dia terpaksa meninggalkan Jerman. Di perbatasan Prancis dan Spanyol, dia menemui ajalnya yang sampai saat ini tidak diketahui apakah dia melakukan bunuh diri atau tidak.

250px-Grab_Walter_Benjamin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam Walter Benjamin di Portbou, Spanyol

Hidup dan Karya

Walter Benjamin dilahirkan di dalam sebuah keluarga Yahudi di Berlin. Dia dikenal semasa hidupnya sebagai seorang esais, penerjemah dan kritikus sastra. Semenjak penerbitan kumpulan tulisannya pada tahun 1955, 15 tahun setelah kematiannya, karya-karya Walter Benjamin telah dijadikan kajian berbagai buku dan esai. Sebagai seorang sosiolog dan kritikus kebudayaan, Walter Benjamin menggabungkan ide-ide dari mistisisme Yahudi dan materialisme sejarah di dalam sebuah proyek intelektual yang merupakan sebuah sumbangan baru terhadap filsafat Marxisme dan teori estetika. Sebagai penerjemah, dia menerjemahkan karya-karya Marcel Proust dan Charles Baudelaire. Salah satu esai Walter Benjamin, 'The Task of the Translator dianggap sebagai salah satu teks terbaik di dalam teori penerjemahan.

Beberapa karya terpentingnya adalah:

  • Goethes Wahlverwandtschaften (Goethe's Elective Affinities / 1922),
  • Ursprung des deutschen Trauerspiels (Origin of German Tragic Drama [Mourning Play] / 1928),
  • Einbahnstraße (One Way Street / 1928),
  • Das Kunstwerk im Zeitalter seiner technischen Reproduzierbarkeit (The Work of Art in the Age of Mechanical Reproduction / 1936),
  • Berliner Kindheit um 1900 (Berlin Childhood around 1900 / 1950, published posthumously),
  • Über den Begriff der Geschichte (On the Concept of History / Theses on the Philosophy of History) / 1939, published posthumously).
  • Das Paris des Second Empire bei Baudelaire (The Paris of the Second Empire in Baudelaire / 1938)

Karya terakhir Benjamin yang tidak sempat terselesaikan berjudul Passagenwerk atau Arcades Project direncanakan sebagai sebuah mahakarya mengenai kehidupan di kota Paris pada abad ke-19, terutama mengenai pasar beratap yang menciptakan keunikan kehidupan jalanan dan terciptanya budaya "jalan-jalan". Setelah kematian Walter Benjamin, karya ini telah diedit dan diterbitkan di dalam bentuknya yang belum selesai.

Walter Benjamin sering kali bertukar pikiran dengan Theodor Adorno dan Berthold Brecht, dan juga beberapa kali mendapatkan sumbangan finansial dari Lembaga Penelitian Sosial Frankfurt yang, pada waktu itu, berada di bawah kepemimpinan Adorno dan Max Horkheimer. Pengaruh-pengaruh yang bertabrakan dari mistisisme Yahudi, teori kritis dan Marxisme merupakan sebuah arena konflik pusat di dalam pemikiran Walter Benjamin, dan sampai di akhir hayatnya dia belum bisa membuat sebuah sintesis di antara ketiga paham teori tersebut.

Gaya penulisan yang digunakan Walter Benjamin bisa dikatakan sangat mampu membangkitkan minat dan juga rumit. Susan Sontag membuat komentar bahwa kalimat-kalimat yang digunakan oleh Walter Benjamin tidak memiliki kesinambungan seperti di dalam penggunaan biasa. Hubungan antar kalimat sering kali seperti tidak memiliki hubungan logis, dan setiap kalimat seakan-akan memiliki "sesuatu yang penting untuk dikatakan", tetapi "kemudian lenyap karena kekuatan konsentrasinya sendiri". Memang sampai di akhir hayatnya, Walter Benjamin masih belum menyatukan seluruh proyek intelektualnya ke dalam sebuah penyatuan teoretis.

Selain itu, Walter Benjamin, seperti Adorno, menyatakan bahwa proses penulisan seharusnya hanya memiliki arti denotatif dalam hubungannya dengan subyek kajian. Di dalam salah satu esainya (The Task of the Translator), Benjamin menyatakan secara terbuka bahwa sebuah proses penerjemahan akan dipengaruhi oleh 'kesalahan membaca' yang tidak bisa dihindari dan sebuah perkelahian dengan teks asli yang tidak mungkin dipindahkan keseluruhan artinya ke dalam sebuah bahasa asing. Argumen ini secara langsung memengaruhi filsafat dekonstruksi Jacques Derrida pada hari kemudian.

250px-Berliner_Gedenktafel_Walter_Benjamin_Prinzregentenstra%C3%9Fe_66_Berlin-Wilmersdorf.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Plakat kenangan Walter Benjamin, Berlin-Wilmersdorf

Kenangan

Sebuah plakat peringatan terletak di dekat kediaman Benjamin di Berlin selama tahun 1930–1933: (Prinzregentenstraße 66, Berlin-Wilmersdorf). Sebuah plakat peringatan terletak di Paris (10 rue Dombasle, 15) tempat Benjamin tinggal pada tahun 1938–1940.

Di dekat Kurfürstendamm, di distrik Charlottenburg-Wilmersdorf, sebuah alun-alun kota yang dibuat oleh Hans Kollhoff pada tahun 2001 bernama "Walter-Benjamin-Platz", ada patung peringatan oleh seniman Dani Karavan di Portbou, tempat Walter Benjamin mengakhiri hidupnya. Peringatan ini menjadi kenangan untuk menandai 50 tahun sejak kematiannya.

Referensi

  • Adorno, Theodor. 1967. "Prisms (Studies in Contemporary German Social Thought)". London: Neville Spearman Ltd. [reprinted by MIT Press, Cambridge, 1981. ISBN 978-0-262-01064-1 (cloth) – ISBN 978-0-262-51025-7 (paper)]
  • Benjamin, Walter. 1968. "The Work Of Art In The Age Of Mechanical Reproduction". Illuminations: Essays and Reflections.
  • Benjamin, Andrew and Peter Osborne, eds. 1993. "Walter Benjamin's Philosophy: Destruction and Experience". London: Routledge. ISBN 978-0-415-08368-3 (cloth) – ISBN 978-0-415-08369-0 (paper) [reprinted by Clinamen Press, Manchester, 2000. ISBN 978-1-903083-08-6 (paper)]

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Walter Benjamin.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan