Rabu, 07 Oktober 2026
14:22 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Louis Althusser

Louis Althusser

Bagikan:
Louis Pierre Althusser
Lahir16 Oktober 1918
Meninggal22 Oktober 1990(1990-10-22) (umur 72)
Filsafat
EraFilsafat abad ke-20
WilayahFilsafat Barat
Marxisme · Strukturalisme
Minat utama
Politik · Ekonomi · Ideologi
Gagasan terkenal
The epistemological break
Overdetermination
Ideological state apparatuses
Interpellation
lacunar discourse
Materialism of the Encounter
250px-Louis_Althusser_sketch_%288420987781%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Louis Althusser adalah seorang filsuf beraliran Marxis yang paling berpengaruh pada dekade 1960-an dan 1970-an.[1] Althusser lahir pada tahun 1918 dan meninggal pada tahun 1990.[1][2] Karyanya yang berjudul "Untuk Marx" (dalam bahasa Prancis Pour Marx) dan "Membaca Kapital" (dalam bahasa Prancis Lire le Capital) membuat Althusser menjadi terkenal di kalangan intelektual Prancis dan menarik perhatian pembaca di luar negeri.[2] Terjemahan dalam bahasa Inggris atas kedua karya tersebut pada tahun 1969 dan 1970, mendorong berkembangnya pemikiran Marxis di tempat-tempat yang memakai bahasa Inggris selama tahun 1970-an.[2]

Althusser lahir di Aljazair dan menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan mengajar di Prancis.[1] Pandangan Althusser tentang Marxisme amat berbeda dengan penafsiran kaum Hegelian dan kaum humanis atas Marx yang berkembang selama dua dekade pasca-Perang Dunia II.[1] Althusser melihat bahwa ada perbedaan epistemologis di dalam diri Marx ketika ia masih muda dan ketika ia lebih tua.[1][2] Tulisan-tulisan Marx muda yang bernada humanis dipengaruhi oleh Feuerbach dan, terutama, Hegel.[1][2] Sedangkan tulisan Marx yang belakangan merupakan teori Marx sendiri tentang filsafat sejarah.[1][2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris)Ted Honderich, ed. 1995. Oxford Companion to Philosophy. New York: Oxford University Press. P. 22-23.
  2. 1 2 3 4 5 6 (Inggris)Andrew Levine. 1999. "Althusser, Louis". In The Cambridge Dictionary of Philosophy. Robert Audi, ed. 23-24. London: Cambridge University Press.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan