Senin, 28 September 2026
04:32 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Neo-Stalinisme

Neo-Stalinisme

330px-Stalin_in_London.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prosesi Hari Buruh dengan potret Joseph Stalin di London, 2010

Neo-Stalinisme adalah promosi pandangan positif peran Joseph Stalin dalam sejarah, pendirian ulang sebagian kebijakan Stalin pada masalah secara keseluruhan atau tertentu, dan nostalgia untuk zaman Stalinis. Neo-Stalinisme beriringan secara signifikan dengan neo-Sovietisme dan nostalgia Soviet. Berbagai definisi istilah tersebut diberikan sepanjang bertahun-tahun. Neo-Stalinisme aktif dipromosikan oleh gelombang Eurasianis di berbagai negara pasca-Soviet dan rehabilitasi resmi Stalin dilakukan di Rusia di bawah kekuasaan Vladimir Putin.[1][2] Filsuf Eurasianis Aleksandr Dugin, sebuah ideologi neo-Stalinis berpengaruh lingkar elit Rusia, telah memuji Stalin sebagai "personalitas terbesar dalam sejarah Rusia”, membandingkannya dengan Ivan IV yang mendirikan Ketsaran Rusia.[3]

Referensi

  1. ↑ Garman, Liam (26 Mei 2022). "Neo-Eurasianism – placing Russia on a path of collision with the West". Defence Connect. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Juli 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Khapaeva, Dina (4 Februari 2016). "Triumphant memory of the perpetrators: Putin's politics of re-Stalinization". Communist and Post-Communist Studies. 49 (1): 69. doi:10.1016/j.postcomstud.2015.12.007. Diarsipkan dari asli tanggal 8 Maret 2022 – via University of California Press.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Khapaeva, Dina (4 Februari 2016). "Triumphant memory of the perpetrators: Putin's politics of re-Stalinization". Communist and Post-Communist Studies. 49 (1): 61–73. doi:10.1016/j.postcomstud.2015.12.007. Diarsipkan dari asli tanggal 8 Maret 2022 – via University of California Press.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Karya kutipan

Bacaan tambahan

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan