Minggu, 04 Oktober 2026
12:13 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Eurasianisme

Eurasianisme

gerakan politik

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang gerakan politik. Untuk suku bangsa, lihat Eurasia (suku campuran).
250px-Former_Russia-controlled_territories_without_Alaska.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Proyeksi ortografi Rusia Raya/Eurasia dan "dekat luar negeri" Merah gelap dan marun: Uni Soviet, 1945
(Marun untuk wilayah Soviet yang tidak pernah masuk Kekaisaran Rusia: Tuva dekat Mongolia, Konigsberg menjadi enklave Kaliningrad, dan Zakarpattia, Lviv, Stanislav, dan Ternopil di Ukraina barat) Merah tua: Wilayah tambahan dari Kekaisaran Rusia (Finlandia dan Kongres Finlandia) Merah (RGB): Luas Soviet "dekat luar negeri", 1955 (Pakta Warsawa, Mongolia, dan Korea Utara) Merah muda: Luas lingkup pengaruh Kekaisaran Rusia setelah pembelian Alaska, 1867

Eurasianisme (bahasa Rusia:евразийство, yevraziystvo) adalah gerakan politik di Rusia yang bermula dari komunitas émigré Rusia dan berfokus pada konsep geopolitik Eurasia.

Rusia Raya

Artikel ini bukan mengenai Rusia Besar.
250px-Growth_of_Russia_1613-1914.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perkembangan Rusia, 1613–1914
Artikel utama: Rusia Raya

Gerakan ini kadang disebut Rusia Raya dan disebut-sebut sebagai aspirasi politik dari kelompok nasionalis dan iredentis pan-Rusia yang ingin merebut kembali sebagian atau seluruh wilayah republik bekas Uni Soviet & Kekaisaran Rusia dan menyatukannya ke dalam satu negara Rusia. Alexander Rutskoy, Wakil Presiden Rusia tahun 1991–1993, membuat klaim wilayah iredentis di Narva, Estonia; Krimea, Ukraina; Ust-Kamenogorsk, Kazakhstan; dan daerah lainnya.[1] Ide Rusia Raya masih hangat dalam perpolitikan Rusia, karena perluasan negara Rusia hingga Belarus dan aspirasi politik nasionalis Rusia di Moldova dna Ukraina masih menjadi topik penting di Rusia.[2] Sebelum perang pecah antara Rusia dan Georgia tahun 2008, Aleksandr Dugin mengunjungi Ossetia Selatan dan membuat prediksi bahwa, "Tentara-tentara kami akan menduduki ibu kota Georgia, Tbilisi, seluruh negara [Georgia], dan mungkin Ukraina dan Semenanjung Krimea yang dulu pernah menjadi bagian dari Rusia."[3] Presiden Ossetia Eduard Kokoity adalah seorang Eurasianis dan berpendapat bahwa Ossetia Selatan tidak pernah keluar dari Kekaisaran Rusia dan seharusnya bergabung dengan Rusia.[4]

Lihat pula

500px-Eurasian_Economic_Union.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Proyek Eurasian Economic Union



Catatan kaki

  1. ↑ Chapman, Thomas; Roeder, Philip G. (November 2007). "Partition as a Solution to Wars of Nationalism: The Importance of Institutions". American Political Science Review. 101 (4): 680. doi:10.1017/s0003055407070438.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Pirchner, Herman (2005). Reviving Greater Russia?: The Future of Russia's Borders with Belarus, Georgia, Kazakhstan, Moldova and Ukraine. University Press of America. ISBN 0-7618-3200-9.{{cite book}}: |access-date= memerlukan |url=
  3. ↑ "Road to War in Georgia: The Chronicle of a Caucasian Tragedy", Spiegel, August 25, 2008.
  4. ↑ Neo-Eurasianist Aleksandr Dugin on the Russia-Georgia Conflict, CACI Analyst, September 3, 2008.

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan