Sabtu, 10 Oktober 2026
19:58 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Materialisme dialektis

Materialisme dialektis

Bagikan:
Bagian dari seri tentang
Marxisme
Karl Marx and Friedrich Engels
250px-1951_Universitatea_Victor_Babe%C5%9F%2C_Cluj._Ora_de_materialism_dialectic_cu_prof._Pavel_Apostol.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pengajaran materialisme dialektis di Universitas menampilkan foto tokoh-tokoh komunisme di ruang kelas

Materialisme dialektis adalah sebuah filsafat ilmu dan alam, yang didasarkan pada tulisan-tulisan Karl Marx dan Friedrich Engels.[1][2]

Materialisme dialektis mengadaptasi dialektika Hegel terhadap materialisme tradisional, yang menyelidiki hubungan antar subjek di dunia di dalam lingkungan yang dinamis dan evolusioner, sementara materialisme metafisis menyelidiki dunia di dalam lingkungan yang statis dan terisolasi.

Materialisme dialektis meyakini keberadaan perubahan di dunia dan kemunculan sifat-sifat baru di setiap tahap perkembangan. Seperti yang dikatakan oleh Z. A. Jordan, "Engels sering kali menggunakan sudut pandang metafisis bahwa tingkatan keberadaan yang lebih tinggi muncul dari dan mengakar dari yang lebih rendah; bahwa tingkatan yang lebih tinggi merupakan tatanan baru dengan hukum-hukum yang tidak dapat direduksikan; dan proses kemajuan evolusioner ini diperintah oleh hukum-hukum perkembangan yang melambangkan sifat-sifat dasar 'materi dalam pergerakan secara keseluruhan'."[3]

Perumusan materialisme dialektis dan historis versi Soviet (seperti di buku Josef Stalin yang berjudul Materialisme Dialektis dan Historis) pada tahun 1930-an menjadi penafsiran "resmi" Marxisme ala Soviet. Penafsiran ini dipopulerkan di dalam buku-buku teks yang menjadi bacaan wajib di Uni Soviet dan beberapa negara Eropa Timur. Penafsiran ini juga menyebar ke Tiongkok.

Referensi

  1. ↑ Z. A. Jordan, The Evolution of Dialectical Materialism (London: Macmillan, 1967).
  2. ↑ Paul Thomas, Marxism and Scientific Socialism: From Engels to Althusser (London: Routledge, 2008).
  3. ↑ Jordan, hlm. 167.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan