Jumat, 06 November 2026
05:02 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Klaudius Gothikus

Klaudius Gothikus

Kaisar Romawi dari tahun 268 hingga 270

Bagikan:
Claudius II
250px-Santa_Giulia_4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung dada Kaisar Klaudius II.
Kaisar Kekaisaran Romawi ke-42
BerkuasaSeptember 268 – Januari 270
PendahuluGallienus
PenerusQuintillus
Lahir(210-05-10)10 Mei 210
Sirmium, Pannonia Dalam
MeninggalJuli 270 (usia 60)
Sirmium, Pannonia Dalam
Nama lengkap
Marcus Aurelius Valerius Claudius (dari kelahiran sampai kenaikan tahta);
Marcus Aurelius Valerius Claudius Augustus (sebagai kaisar);
Caesar Marcus Aurelius Valerius Claudius Pius Felix Invictus Augustus Pontifex Maximus Germanicus Maximus Gothicus Maximus (gelar lengkap)

Marcus Aurelius Valerius Claudius (10 Mei 214 – Januari 270), yang dikenal sebagai Klaudius II Gothikus, adalah Kaisar Romawi dari tahun 268 hingga 270. Ia mendapatkan julukan "Gothicus" setelah kemenangan gemilang melawan suku Goth di Pertempuran Naissus. Pemerintahannya yang singkat berlangsung di tengah krisis abad ketiga, masa penuh gejolak yang ditandai dengan serangan eksternal, perebutan kekuasaan, dan kemunduran ekonomi. Meskipun hanya memerintah selama kurang dari dua tahun, ia dikenang sebagai salah satu kaisar "penyelamat" yang berkontribusi pada stabilisasi Kekaisaran Romawi.

Latar Belakang

Klaudius lahir di kota Sirmium, yang terletak di provinsi Pannonia, sekitar tahun 214. Tidak banyak yang diketahui tentang masa kecil dan kehidupannya sebelum menjadi kaisar, tetapi ia diyakini berasal dari keluarga kelas menengah dan memiliki karier militer yang luar biasa.

Sebelum menjadi kaisar, Klaudius menjabat sebagai seorang komandan militer di bawah Kaisar Gallienus. Ia dikenal karena keberanian dan kepemimpinannya yang kuat, yang membuatnya naik ke posisi strategis dalam legiun Romawi.

Naik Takhta

Pada tahun 268, Gallienus dibunuh dalam sebuah konspirasi yang melibatkan beberapa jenderalnya. Klaudius, yang kemungkinan terlibat dalam peristiwa tersebut atau setidaknya mendapat dukungan dari pihak militer, diangkat sebagai kaisar oleh pasukan di Mediolanum (kini Milan). Meski ada tuduhan bahwa ia berperan dalam kematian Gallienus, tidak ada bukti langsung yang mendukung klaim tersebut.

Pemerintahan

Kemenangan atas Goth

Prestasi terbesar Klaudius adalah kemenangannya melawan suku Goth di Pertempuran Naissus pada tahun 269. Suku Goth, yang telah menyerang wilayah Balkan dan menyebabkan kekacauan di Kekaisaran Romawi, dikalahkan telak oleh pasukan yang dipimpin oleh Klaudius. Kekalahan ini memaksa suku Goth untuk mundur dan menandai titik balik dalam perang melawan mereka.

Kemenangan ini memberinya gelar kehormatan Gothicus Maximus (Penghancur Goth), yang kemudian menjadi bagian dari namanya.

Reformasi Militer

Klaudius juga dikenal atas upayanya mereformasi militer Romawi. Ia memperkuat legiun Romawi dan meningkatkan disiplin di kalangan pasukan. Kebijakan militernya bertujuan untuk memperkuat pertahanan Kekaisaran Romawi dari ancaman eksternal, terutama dari suku-suku barbar di perbatasan.

Kebijakan Ekonomi dan Administrasi

Dalam bidang ekonomi, Klaudius menghadapi tantangan besar akibat inflasi dan kekacauan moneter yang melanda Kekaisaran Romawi. Meskipun tidak ada reformasi besar yang tercatat selama pemerintahannya yang singkat, ia berusaha menjaga stabilitas dengan menekan korupsi di tingkat administrasi.

Kematian

Pada awal tahun 270, Klaudius meninggal dunia di Sirmium akibat wabah penyakit, yang diduga adalah wabah pes. Kematiannya yang mendadak menghentikan upayanya untuk memulihkan kejayaan Kekaisaran Romawi. Ia digantikan oleh saudaranya, Quintillus, meskipun pemerintahan Quintillus hanya berlangsung singkat sebelum digulingkan oleh Aurelianus.

Sumber

Sumber primer

Sumber sekunder

  • Weigel, Richard D. "Claudius II Gothicus (268 -270)", De Imperatoribus Romanis, 2001
  • Jones, A.H.M., Martindale, J.R. The Prosopography of the Later Roman Empire, Vol. I: AD260-395, Cambridge University Press, 1971
  • Southern, Pat. The Roman Empire from Severus to Constantine, Routledge, 2001
  • Canduci, Alexander (2010), Triumph & Tragedy: The Rise and Fall of Rome's Immortal Emperors, Pier 9, ISBN 978-1-74196-598-8
  • Gibbon. Edward Decline & Fall of the Roman Empire (1888)
  • Curran, John R. Pagan City and Christian Capital: Rome in the Fourth Century. Oxford: Clarendon, 2000. Print
  • Larue, Gerald A. "There They Go Again!" The Humanist Sept. 1999: 1. Print.
  • Meijer, Fik. Emperors Don't Die in Bed. London: Routledge, 2004. Print.
  • Potter, David S. "Bryn Mawr Classical Review 2005.08.01." The Bryn Mawr Classical Review. 2004.

Referensi

  1. Watson, Alaric. Aurelian and the Third Century Crisis. Routledge, 1999.
  2. Southern, Pat. The Roman Empire from Severus to Constantine. Routledge, 2001.
  3. Jones, A.H.M. The Later Roman Empire 284-602: A Social Economic and Administrative Survey. Oxford University Press, 1964.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Claudius II.
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Gallienus
Kaisar Romawi
268–270
Diteruskan oleh:
Quintillus
Jabatan politik
Didahului oleh:
Aspasius Paternus,
Publius Licinius Egnatius Marinianus,
Postumus
Konsul Kekaisaran Romawi
269
bersama dengan Paternus,
Victorinus,
Sanctus
Diteruskan oleh:
Flavius Antiochianus,
Virius Orfitus,
Victorinus
Principatus
27 SM – 235 M
Krisis
235–284
Dominatus
284–395
Romawi Barat
395–480
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
Kekaisaran Nicea
1204–1261
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan