Rabu, 23 September 2026
08:37 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Arkadius

Arkadius

Kaisar Romawi Timur yang berkuasa sejak tahun 395 hingga 408 M

Arkadius
Kaisar Romawi Timur
250px-Arcadius_Istanbul_Museum.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Arkadius
BerkuasaJanuari 383 – 395 (Augustus pada masa pemerintahan ayahnya);
395 – 1 Mei 408 (kaisar Romawi Timur, sementara saudaranya Honorius memerintah di barat)
PendahuluTheodosius I
PenerusTheodosius II
Lahir377/8
Spanyol
Meninggal1 Mei 408 (usia 30 atau 31)
AyahTheodosius I
IbuAelia Flaccilla
PasanganAelia Eudoxia
KeturunanTheodosius II
Pulcheria
Nama lengkap
Flavius Arcadius Augustus
DinastiDinasti Theodosianus

Arkadius (395–408 M), yang dikenal secara lengkap sebagai Flavius Arcadius, adalah Kaisar Romawi Timur pertama yang memerintah secara mandiri setelah pembagian permanen Kekaisaran Romawi. Ia lahir pada 377 M dan naik takhta pada 395 M setelah kematian ayahnya, Kaisar Theodosius I. Pemerintahannya selama 13 tahun ditandai oleh pengaruh kuat para pejabat istana dan faksi politik, serta stabilitas relatif di wilayah Kekaisaran Romawi Timur dibandingkan dengan bagian barat yang mengalami tekanan berat dari serangan bangsa barbar.

Kehidupan Awal

Arkadius lahir pada 377 M di Konstantinopel, ibu kota Kekaisaran Romawi Timur. Ia adalah putra sulung Theodosius I dan Aelia Flaccilla. Sebagai pewaris kekaisaran, Arkadius menerima pendidikan yang dipersiapkan untuk perannya sebagai penguasa, meskipun catatan sejarah mengindikasikan bahwa ia lebih dikenal sebagai pemuda pendiam yang kurang karisma politik dibandingkan ayahnya. Pada 383 M, ia diangkat sebagai Augustus untuk memperkuat posisinya sebagai penerus takhta.

Naik Takhta

Pada Januari 395 M, setelah kematian Theodosius I, Arkadius menjadi kaisar penuh Romawi Timur pada usia 18 tahun. Pembagian kekaisaran antara dia dan adiknya, Honorius, yang menguasai Romawi Barat, merupakan momen penting yang secara de facto memisahkan kekaisaran menjadi dua bagian yang berbeda. Selama masa pemerintahannya, Arkadius sering dianggap sebagai kaisar yang pasif, sementara pemerintahan sehari-hari dijalankan oleh tokoh-tokoh kuat di lingkaran istananya.

Masa Pemerintahan

Pengaruh Eudoxia

Arkadius menikah dengan Aelia Eudoxia, seorang wanita yang dikenal cerdas dan ambisius, pada tahun 395 M. Eudoxia menjadi sosok berpengaruh dalam politik istana dan sering terlibat dalam konflik dengan faksi-faksi oposisi, termasuk dengan Uskup Agung Konstantinopel, Yohanes Krisostomus. Pernikahan mereka menghasilkan beberapa anak, termasuk Theodosius II, yang kelak menjadi penerus Arkadius.

Intrik Istana

Pemerintahan Arkadius ditandai oleh persaingan antara pejabat-pejabat tinggi, seperti Eutropius, seorang kasim yang menjadi konsul dan penasihat utama Arkadius. Eutropius memainkan peran besar dalam awal pemerintahan Arkadius, tetapi akhirnya dijatuhkan dan dieksekusi pada 399 M karena tekanan dari faksi militer dan bangsawan.

Hubungan dengan Romawi Barat

Arkadius dan adiknya Honorius jarang bekerja sama, meskipun hubungan diplomatik antara kedua kekaisaran tetap terjaga. Ketika Romawi Barat menghadapi serangan bangsa Visigoth di bawah Alaric I, Arkadius lebih fokus pada stabilitas di bagian timur kekaisaran.

Kebijakan Dalam Negeri

Arkadius dikenal karena memperkuat posisi Kekaisaran Romawi Timur sebagai pusat kekristenan. Ia mendukung ortodoksi Kristen yang dipromosikan oleh ayahnya, Theodosius I, dan melanjutkan kebijakan melawan paganisme. Namun, keputusan-keputusannya sering kali dianggap dipengaruhi oleh penasihat-penasihat istana daripada inisiatif pribadinya.

Kematian dan Warisan

Arkadius meninggal dunia pada 1 Mei 408 M di Konstantinopel pada usia 31 tahun. Ia digantikan oleh putranya, Theodosius II, yang masih berusia tujuh tahun. Meskipun Arkadius sering dianggap sebagai kaisar yang lemah dan kurang berprestasi, masa pemerintahannya memainkan peran penting dalam mempertahankan stabilitas Kekaisaran Romawi Timur pada masa transisi.

Warisan Arkadius dapat dilihat dalam kesinambungan administratif dan budaya Romawi Timur yang berkembang menjadi Kekaisaran Bizantium. Selain itu, kebijakan pro-kristennya memperkuat identitas religius yang menjadi karakteristik utama Kekaisaran Bizantium.

Keluarga

Orangtua

Pasangan

Anak-anak

Lihat Pula

Referensi

  • Jones, A. H. M. The Later Roman Empire, 284–602: A Social, Economic, and Administrative Survey. Oxford University Press, 1964.
  • Cameron, Averil. The Byzantines. Wiley-Blackwell, 2006.
  • Heather, Peter. The Fall of the Roman Empire: A New History of Rome and the Barbarians. Oxford University Press, 2006.

Pranala luar

Media terkait Arcadius di Wikimedia Commons

Principatus
27 SM 235 M
Krisis
235284
Dominatus
284395
Romawi Barat
395480
Romawi Timur
Bizantium

3951204
Kekaisaran Nicea
12041261
Romawi Timur
Bizantium

12611453
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan