Kamis, 24 September 2026
02:54 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Valentinianus II

Valentinianus II

Kaisar Romawi Barat yang memerintah dari tahun 375 hingga kematiannya pada tahun 392

Valentinianus II
250px-Solidus_of_Valentinian_II%2C_AD_383.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kaisar Romawi Barat
Berkuasa22 November 375 – 15 Mei 392
PendahuluValentinianus I
PenerusEugenius dan Theodosius I
Lahir371
Trier
Meninggal15 Mei 392
Vienne
WangsaValentinianus

Valentinianus II adalah seorang Kaisar Romawi Barat yang memerintah dari tahun 375 hingga kematiannya pada tahun 392. Ia naik takhta sebagai seorang anak di bawah umur setelah kematian ayahnya, Valentinianus I, dan pemerintahannya ditandai dengan ketegangan politik internal serta pengaruh signifikan dari pejabat dan jenderal yang kuat. Meskipun masa kekuasaannya penuh gejolak, pemerintahan Valentinianus II berperan penting dalam mempertahankan stabilitas Kekaisaran Romawi Barat selama periode transisi yang sulit.

Kehidupan Awal

Valentinianus II lahir pada tahun 371 di Treveri (sekarang Trier, Jerman) sebagai putra bungsu Kaisar Valentinianus I dan istri keduanya, Justina. Sebagai anggota Dinasti Valentinianus, ia dibesarkan dalam lingkungan istana yang penuh dengan intrik politik dan militer. Saat ayahnya meninggal mendadak pada tahun 375, Valentinianus II baru berusia empat tahun.

Kenaikan Takhta

Setelah kematian Valentinianus I, pasukan Romawi di Pannonia memproklamirkan Valentinianus II sebagai kaisar untuk menjaga stabilitas wilayah. Penunjukan ini terutama didorong oleh kebutuhan untuk melindungi wilayah barat kekaisaran dari ancaman eksternal, terutama suku-suku barbar.

Karena usianya yang muda, kekuasaan sebenarnya berada di tangan ibunya, Justina, serta pejabat tinggi dan panglima militer seperti Merobaudes dan kemudian Magnus Maximus.

Pemerintahan

Pengaruh Justina dan Pertikaian dengan Gratianus

Selama masa kecilnya, Valentinianus II berada di bawah naungan kakak tirinya, Kaisar Gratianus, yang memerintah Kekaisaran Romawi Barat secara de facto. Namun, hubungan antara Justina dan Gratianus sering kali tegang, terutama karena perbedaan agama. Justina adalah seorang Arianis, sedangkan Gratianus mendukung kebijakan pro-Nicene.

Perebutan Kekuasaan Magnus Maximus

Pada tahun 383, Magnus Maximus, seorang jenderal di Britania, memberontak melawan Gratianus dan membunuhnya. Setelah itu, Maximus mencoba mengambil alih wilayah Valentinianus II. Dengan dukungan Theodosius I, Kaisar Romawi Timur, Valentinianus II berhasil mempertahankan takhta.

Peran dalam Konflik Agama

Valentinianus II menghadapi konflik agama yang semakin intens antara Arianis dan Nicene. Justina mencoba melindungi umat Arianis, tetapi upayanya sering mendapat perlawanan dari uskup-uskup Nicene, terutama Santo Ambrosius dari Milan.

Pada tahun 386, Valentinianus II terpaksa menghadapi tekanan besar dari Theodosius I untuk mendukung ortodoksi Nicene, meskipun ibunya terus mendukung Arianisme.

Hubungan dengan Theodosius I

Setelah kematian Justina pada tahun 388, Valentinianus II menjadi lebih bergantung pada Theodosius I. Dalam kenyataan, kekuasaan efektifnya semakin berkurang karena Theodosius mengambil peran sebagai pelindung dan penasihat utama.

Kematian

Valentinianus II ditemukan tewas di Vienne (sekarang di Prancis modern) pada 15 Mei 392, dalam kondisi yang mencurigakan. Penyebab kematiannya diperdebatkan, dengan beberapa sumber menyebutkan bunuh diri, sementara yang lain mencurigai pembunuhan atas perintah jenderalnya, Arbogast.

Kematian Valentinianus II membuka jalan bagi Theodosius I untuk menyatukan Kekaisaran Romawi Barat dan Timur untuk terakhir kalinya sebelum pembagian permanen kekaisaran pada tahun 395.

Referensi

  1. Heather, Peter. The Fall of the Roman Empire: A New History. Oxford University Press, 2005.
  2. Matthews, John. Western Aristocracies and Imperial Court, AD 364-425. Oxford University Press, 1975.
  3. Burns, Thomas S. Barbarians Within the Gates of Rome. Indiana University Press, 1994.

Pranala luar

Media terkait Valentinianus II di Wikimedia Commons

Valentinianus II
Lahir: 371 Meninggal: 15 Mei 392
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Valentinianus I
Kaisar Romawi Barat
371–392
Bersama dengan: Valens, Gratianus dan Theodosius I
Diteruskan oleh:
Theodosius I
Principatus
27 SM 235 M
Krisis
235284
Dominatus
284395
Romawi Barat
395480
Romawi Timur
Bizantium

3951204
Kekaisaran Nicea
12041261
Romawi Timur
Bizantium

12611453
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan