Minggu, 20 September 2026
22:12 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Tardigrada

Tardigrada

filum hewan, juga dikenal sebagai beruang air

Tardigrada
Rentang waktu: Turonium – Sekarang beberapa fosil kelompok nenek moyang ditemukan berasal dari Kambrium Tengah
250px-Hypsibiusdujardini.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Subkerajaan: Eumetazoa
Klad: ParaHoxozoa
Klad: Bilateria
Klad: Nephrozoa
(tanpa takson): Protostomia
Superfilum: Ecdysozoa
(tanpa takson): Panarthropoda
Filum: Tardigrada
Spall.
Kelas
Artikel takson sembarang

Tardigrada (dikenal dengan julukan beruang air)[1] merupakan bagian dari supefilum Ecdysozoa. Tardigrada berukuran sangat kecil dan hidup di air dengan kaki berjumlah delapan. Tardigrada pertama kali dideskripsikan oleh Eprhaim Goeze pada tahun 1773. Nama tardigrada berarti “pejalan lambat” yang diberikan oleh Spallanzani (1777).

Deskripsi

Panjang tubuh tardigrada dewasa adalah 1,3 mm, paling kecil ukurannya 0,1 mm, serta larvanya berukuran 0,05 mm.[2] Hewan ini juga memiliki gigi setajam pisau yang tersembunyi di mulutnya yang berbentuk tabung.[3]

Adaptasi

Tardigrada dapat bertahan di suhu yang sangat rendah (−272 °C) hingga sangat tinggi (+149 °C) dalam jangka waktu singkat;[4] bahkan ia dapat bertahan tanpa oksigen,[3] hampa udara,[3] terpapar radiasi,[3][5] dan tekanan tinggi.[6] Hewan ini bisa masuk ke keadaan kriptobiosis saat berada dalam kondisi yang ekstrem.[3] Sayangnya, setelah selesai berestivasi dan bergerak-gerak selama beberapa menit, hewan itu mati.[butuh rujukan]

Luar angkasa

Pada satu penelitian di September 2007, tardigrada dapat hidup selama selama 10 hari di lingkungan luar angkasa.[7] Tardigrada yang mengangkasa menggunakan pesawat luar angkasa FOTON-M3 oleh European Space Agency dapat bertahan hidup dalam keadaan hampa udara, terpapar sinar kosmik, serta radiasi UV matahari 1.000 kali lebih tinggi dibandingkan radiasi di permukaan bumi.[butuh rujukan]

Referensi

  1. Miller, William (2017-02-06). "Tardigrades". American Scientist. Diakses tanggal 2018-04-13.
  2. Gross, Vladimir; Treffkorn, Sandra; Reichelt, Julian; Epple, Lisa; Lüter, Carsten; Mayer, Georg (Januari 2019). "Miniaturization of tardigrades (water bears): Morphological and genomic perspectives". Arthropod Structure & Development. 48: 12–19. Bibcode:2019ArtSD..48...12G. doi:10.1016/j.asd.2018.11.006. ISSN 1873-5495. PMID 30447338.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 4 5 Brusca, Richard C.; Moore, Wendy; Shuster, Stephen M. (2016). Invertebrates (Edisi 3rd). Sinauer Associates. hlm. 711–717. ISBN 978-1-60535-375-3.
  4. Horikawa, Daiki D. (2012). "Survival of Tardigrades in Extreme Environments: A Model Animal for Astrobiology". Dalam Altenbach, Alexander V.; Bernhard, Joan M.; Seckbach, Joseph (ed.). Anoxia. Cellular Origin, Life in Extreme Habitats and Astrobiology. Vol. 21. hlm. 205–217. doi:10.1007/978-94-007-1896-8_12. ISBN 978-94-007-1895-1.
  5. Horikawa, Daiki D.; Sakashita, Tetsuya; Katagiri, Chihiro; Watanabe, Masahiko; Kikawada, Takahiro; et al. (2006). "Radiation tolerance in the tardigrade Milnesium tardigradum". International Journal of Radiation Biology. 82 (12): 843–848. doi:10.1080/09553000600972956. PMID 17178624. S2CID 25354328.
  6. Seki, Kunihiro; Toyoshima, Masato (1998). "Preserving tardigrades under pressure". Nature. 395 (6705): 853–854. Bibcode:1998Natur.395..853S. doi:10.1038/27576. S2CID 4429569.
  7. Jönsson, K. Ingemar; Rabbow, Elke; Schill, Ralph O.; Harms-Ringdahl, Mats; Rettberg, Petra (2008). "Tardigrades survive exposure to space in low Earth orbit". Current Biology. 18 (17): R729–R731. Bibcode:2008CBio...18.R729J. doi:10.1016/j.cub.2008.06.048. PMID 18786368. S2CID 8566993.

Pranala luar

Wikispecies mempunyai informasi mengenai Tardigrada.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tardigrada.
Filum yang masih hidup dalam kerajaan Animalia
A
n
i
m
a
l
i
a
Diploblast
(Eumetazoa)
ParaHoxozoa
Planulozoa
Bilateria
(Triploblast)
  • (lihat di bawah↓)
Bilateria
Xenacoelomorpha
N
e
p
h
r
o
z
o
a
Deuterostomia
Ambulacraria
P
r
o
t
o
s
t
o
m
i
a
Ecdysozoa
Scalidophora
N+L+P
Nematoida
L+P
Panarthropoda
Tactopoda
S
p
i
r
a
l
i
a
Gnathifera¹
Platytrochozoa
R+M
Mesozoa
Rouphozoa¹
Lophotrochozoa
A+N
Lophophorata
Bryozoa
Brachiozoa
----
Kelompok utama
dalam filum
Filum dengan ≥5000 spesies yang masih hidup dicetak tebal
Lihat pula
Diploblast
Monoblastozoa (nomen dubium)
Jenis
250px-Deinococcus_radiodurans.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ekstremofili
utama
Bakteri
Arkea
Eukariota
Artikel terkait
Filum/divisi kehidupan yang masih ada menurut domain
Bacteria
Archaea
Eukaryota
Protista
Fungi
Plantae
Animalia
Incertae sedis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan