Minggu, 04 Oktober 2026
16:50 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Acanthocephala

Acanthocephala

Bagikan:
Acanthocephala
250px-C_wegeneri.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Corynosoma wegeneri
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Subkerajaan: Eumetazoa
Klad: ParaHoxozoa
Klad: Bilateria
Klad: Nephrozoa
(tanpa takson): Protostomia
(tanpa takson): Spiralia
Klad: Gnathifera
Filum: Acanthocephala
Koelreuter, 1771[1][2]
Kelas
Artikel takson sembarang

Acanthocephala (dari bahasa Yunani ακανθος, akanthos, "duri" + κεφαλη, kephale, "kepala") adalah sebuah filum cacing parasit. Anggota filum ini terkenal karena memiliki "kait" yang digunakan untuk menempel di inangnya. Acanthocephala memiliki siklus hidup yang kompleks, melibatkan setidaknya dua inang, yang mungkin termasuk invertebrata, ikan, amfibi, burung, dan mamalia.[3] Saat ini telah dikenal sekitar 1150 spesies Acanthocephala.[4][5]

Acanthocephala pernah dianggap menjadi filum diskrit. Analisis genom baru-baru ini telah menunjukkan bahwa mereka adalah keturunan dari, dan harus dianggap sebagai, rotifera sangat termodifikasi.[6] Ini adalah contoh dari filogenetik molekuler. Takson terpadu ini dikenal sebagai Syndermata.

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ Crompton, David; Thomasson, William; Nickol, Brent B. (1985). Biology of the Acanthocephala. Cambridge University Press. hlm. 27. ISBN 978-0-521-24674-3.
  2. ↑ Koelreuter, I. T. (1770). "Descriptio cyprini rutili, quem halawel russi vocant, historico-anatomica". Novi Commentarii Academiae Scientiarum Imperialis Petropolitanae. 15: 494–503.
  3. ↑ Roberts, Larry S.; Janovy, Jr., John (2009). Foundations of Parasitology (Edisi Eighth). McGraw-Hill. hlm. 502. ISBN 9780073028279.
  4. ↑ Freeman, Scott, Lizabeth Allison, Michael Black, Greg Podgorski, and Kim Quillin. Biological Sciences. 5th ed. Glenview, Il: Pearson, 2014. 638. Print.
  5. ↑ Encyclopedia of Life, diakses tanggal 24 Juli 2015{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Shimek, Ronald (Januari 2006). "Nano-Animals, Part I: Rotifers". Reefkeeping.com. Diakses tanggal Juli 27, 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Referensi

Artikel ini sudah memiliki referensi, tetapi tidak disertai kutipan yang cukup. Anda dapat membantu mengembangkan artikel ini dengan menambahkan lebih banyak kutipan pada teks artikel. (April 2009) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Bacaan lebih lanjut

  • Gupta, P. C; Kumar, Pramod (1984). "Two new species of Acanthocephalan Parasites of marine fishes from Bay of Bengal off Purri coast Orissa". Kanpur University Res. J.[sci]. 4: 75–80.
  • List of published articles about different species in international journals Diarsipkan 2015-09-28 di Wayback Machine.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Acanthocephala.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Acanthocephala.
Wikisource logo
Filum yang masih hidup dalam kerajaan Animalia
A
n
i
m
a
l
i
a
Diploblast
(Eumetazoa)
ParaHoxozoa
Planulozoa
Bilateria
(Triploblast)
  • (lihat di bawah↓)
Bilateria
Xenacoelomorpha
N
e
p
h
r
o
z
o
a
Deuterostomia
Ambulacraria
P
r
o
t
o
s
t
o
m
i
a
Ecdysozoa
Scalidophora
N+L+P
Nematoida
L+P
Panarthropoda
Tactopoda
S
p
i
r
a
l
i
a
Gnathifera¹
Platytrochozoa
R+M
Mesozoa
Rouphozoa¹
Lophotrochozoa
A+N
Lophophorata
Bryozoa
Brachiozoa
----
Kelompok utama
dalam filum
Filum dengan ≥5000 spesies yang masih hidup dicetak tebal
Lihat pula
Diploblast
Monoblastozoa (nomen dubium)
Filum/divisi kehidupan yang masih ada menurut domain
Bacteria
Archaea
Eukaryota
Protista
Fungi
Plantae
Animalia
Incertae sedis


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan