Jumat, 06 November 2026
01:53 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Anthozoa

Anthozoa

Bagikan:
Anthozoa
Rentang waktu: 570–0 jtyl Ediakara Akhir - Saat ini
250px-Scheibenanemonen_%28Actinodiscus_spec%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Koral batu
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Cnidaria
Subfilum: Anthozoa
Ehrenberg, 1834
Kelas beserta ordo
Artikel takson sembarang

Anthozoa adalah subfilum dari anggota hewan tak bertulang belakang yang termasuk dalam filum Cnidaria. Anthozoa berasal dari bahasa Yunani, anthos berarti bunga, dan zoon berarti hewan. Anthozoa berarti hewan yang bentuknya seperti bunga atau hewan bunga, yang meliputi anemon laut serta hewan-hewan karang. Anthozoa hidup sebagai polip. Contoh anemone laut adalah Metridium.[1]

Struktur Tubuh

Tubuh Anthozoa berbentuk silinder pendek. Pada salah satu ujungnya terdapat mulut berupa celah yang dikelilingi oleh tentakel yang mengandung nematosista. Ujung yang lain berupa lempeng untuk melekatkan diri pada suatu dasar. Di bawah mulut terdapat kerongkongan yang disebut stomodeum. Sepanjang stomodeum, pada satu sisi atau pada kedua sisi terdapat saluran sempit yang bersilia dan disebut sifonoglifa yang merupakan alat pernapasan yang paling sederhana. Di bawah stomodeum terdapat rongga gastrovaskuler yang terbagi menjadi ruang-ruang kecil oleh sekat-sekat yang berasal dari dinding kerongkongan. Pada sekat ini terdapat nematosista yang mengeluarkan racun untuk melumpuhkan mangsanya. Makanannya berupa udang-udangan kecil dan invertebrata lain.[2]

Klasifikasi

Berdasarkan banyaknya sekat-sekat di dalam rongga tubuh, subfilum Anthozoa dibedakan menjadi dua subkelas, yaitu Hexacorallia (bersekat enam) dan Octocorallia (bersekat delapan).

Hexacorallia

Hexacorallia memiliki sedikit tentakel yang kadang-kadang bercabang. Selain memiliki tentakel, ada Hexacorallia memiliki enam sekat yang masing-masing terdiri dari dua lembar. Ada Hexacorallia yang tidak memiliki rangka kapur, misalnya Metridium sp. (mawar laut). Kebanyakan Hexacorallia berkoloni dan membentuk karang, misalnya Fungia sp., Acropora sp., Oculina, Meandrina sp., dan Epiactis sp.

Octocorallia

Octocorallia memiliki delapan tentakel yang bercabang-cabang seperti bulu dan memiliki delapan sekat. Selain itu, Octocarallia juga memiliki satu sifonogfila ventralis.

Rangka Octocarallia terbuat dari kapur dan zat induk. Contohnya karang suling (Tubipora musica), karang kulit (Alcyonium sp.), akar bahar (Euplexaura sp.), dan koral (Coralium medea).[3][4]

Referensi

  1. ↑ D. A. Pratiwi; Maryati, Sri; Srikini; Suharno; S, Bambang. 2007. Biologi Jilid 1 untuk SMA Kelas X hal 177. Jakarta. Penerbit Erlangga Diakses 23 Januari 2011
  2. ↑ D. A. Pratiwi; Maryati, Sri; Srikini; Suharno; S, Bambang. 2007. Biologi Jilid 1 untuk SMA Kelas X hal 178. Jakarta. Penerbit Erlangga
  3. ↑ Purves, W.K., D. Sadava, G.H. Orians, & H.C. Heller. 2004. Life: The Science of Biology. 7th ed. Sunderland. Sinauer Associates, Inc. & W.H. Freeman and Company.
  4. ↑ Solomon, E.P., L.R. Beg, & D.W. Martin. 2005. Biology. 7th ed. Southbank. Thomson & Brooks / Cole.
Filum yang masih hidup dalam kerajaan Animalia
A
n
i
m
a
l
i
a
Diploblast
(Eumetazoa)
ParaHoxozoa
Planulozoa
Bilateria
(Triploblast)
  • (lihat di bawah↓)
Bilateria
Xenacoelomorpha
N
e
p
h
r
o
z
o
a
Deuterostomia
Ambulacraria
P
r
o
t
o
s
t
o
m
i
a
Ecdysozoa
Scalidophora
N+L+P
Nematoida
L+P
Panarthropoda
Tactopoda
S
p
i
r
a
l
i
a
Gnathifera¹
Platytrochozoa
R+M
Mesozoa
Rouphozoa¹
Lophotrochozoa
A+N
Lophophorata
Bryozoa
Brachiozoa
----
Kelompok utama
dalam filum
Filum dengan ≥5000 spesies yang masih hidup dicetak tebal
Lihat pula
Diploblast
Monoblastozoa (nomen dubium)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan