Kamis, 08 Oktober 2026
06:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Xenacoelomorpha

Xenacoelomorpha

Bagikan:
Xenacoelomorpha
250px-Proporus_sp.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Proporus sp., seekor xenacoelomorph
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Xenacoelomorpha
Subphyla
Artikel takson sembarang

Xenacoelomorpha adalah sebuah filum hewan yang kecil dan sederhana yang terdiri dari xenoturbellida dan acoelomorpha. Pengelompokan ini didukung oleh data molekuler.[1]

Filogeni

Klad Xenacoelomorpha terdiri dari Acoelomorpha dan genus Xenoturbella dan diungkapkan oleh studi molekuler. Awalnya klad ini dianggap sebagai anggota deuterostomia, lebih tepatnya takson saudara dari Ambulacraria. Tapi analisis transkriptomika terbaru menyimpulkan bahwa Xenacoelomorpha adalah kelompok saudara dari Nephrozoa, yang meliputi protostomia dan deuterostomia.[1][2]

Karakteristik

Semua xenacoelomorphs tidak mempunyai sistem stomatogastrik, yaitu, mereka tidak punya usus sejati. Di acoela, mulut terbuka langsung ke mesoderm atau menuju sinsitium yang besar, sementara di nemertodermatida dan xenoturbellida ada usus berbentuk kantong yang dilapisi oleh sel-sel tak bersilia.[3]

Sistem saraf mereka adalah basiepidermal, yaitu terletak tepat di bawah epidermis dan tidak memiliki otak. Di xenoturbellida terdiri dari jaring saraf sederhana tanpa ada konsentrasi neuron, sedangkan di acoelomorpha hal ini diatur dalam serangkaian bundel longitudinal disatukan di wilayah anterior.[4]

Organ sensorik mencakup statosista dan, dalam beberapa kelompok, dua oseli uniseluler.[3][4] Semua Xenacoelomorpha memiliki epidermis yang bersilia.

Referensi

  1. 1 2 Philippe, H.; Brinkmann, H.; Copley, R. R.; Moroz, L. L.; Nakano, H.; Poustka, A. J.; Wallberg, A.; Peterson, K. J.; Telford, M. J. (10 Februari 2011). "Acoelomorph flatworms are deuterostomes related to Xenoturbella". Nature. 470 (7333): 255–258. Bibcode:2011Natur.470..255P. doi:10.1038/nature09676. PMID 21307940.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Perseke, M.; Hankeln, T.; Weich, B.; Fritzsch, G.; Stadler, P.F.; Israelsson, O.; Bernhard, D.; Schlegel, M. (Agustus 2007). "The mitochondrial DNA of Xenoturbella bocki: genomic architecture and phylogenetic analysis" (PDF). Theory Biosci. 126 (1): 35–42. doi:10.1007/s12064-007-0007-7. PMID 18087755.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Achatz, Johannes G.; Chiodin, Marta; Salvenmoser, Willi; Tyler, Seth; Martinez, Pedro (Juni 2013). "The Acoela: on their kind and kinships, especially with nemertodermatids and xenoturbellids (Bilateria incertae sedis)". Organisms Diversity & Evolution. 13 (2): 267–286. doi:10.1007/s13127-012-0112-4. ISSN 1439-6092.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Perea-Atienza, E.; Gavilan, B.; Chiodin, M.; Abril, J. F.; Hoff, K. J.; Poustka, A. J.; Martinez, P. (2015). "The nervous system of Xenacoelomorpha: a genomic perspective". Journal of Experimental Biology. 218 (4): 618–628. doi:10.1242/jeb.110379. ISSN 0022-0949.
Filum yang masih hidup dalam kerajaan Animalia
A
n
i
m
a
l
i
a
Diploblast
(Eumetazoa)
ParaHoxozoa
Planulozoa
Bilateria
(Triploblast)
  • (lihat di bawah↓)
Bilateria
Xenacoelomorpha
N
e
p
h
r
o
z
o
a
Deuterostomia
Ambulacraria
P
r
o
t
o
s
t
o
m
i
a
Ecdysozoa
Scalidophora
N+L+P
Nematoida
L+P
Panarthropoda
Tactopoda
S
p
i
r
a
l
i
a
Gnathifera¹
Platytrochozoa
R+M
Mesozoa
Rouphozoa¹
Lophotrochozoa
A+N
Lophophorata
Bryozoa
Brachiozoa
----
Kelompok utama
dalam filum
Filum dengan ≥5000 spesies yang masih hidup dicetak tebal
Lihat pula
Diploblast
Monoblastozoa (nomen dubium)
Filum/divisi kehidupan yang masih ada menurut domain
Bacteria
Archaea
Eukaryota
Protista
Fungi
Plantae
Animalia
Incertae sedis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan