Minggu, 04 Oktober 2026
07:47 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Trematoda

Trematoda

Bagikan:
Trematoda
250px-Botulus_microporus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Botulus microporus, digenea raksasa parasit dari usus ikan lancetfish
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Platyhelminthes
Superkelas: Neodermata
Kelas: Trematoda
Rudolphi, 1808
Subkelas
Artikel takson sembarang

Trematoda atau disebut juga cacing isap adalah kelas dari anggota hewan tak bertulang belakang yang termasuk dalam filum Platyhelminthes. Jenis cacing Trematoda hidup sebagai parasit pada hewan dan manusia. Tubuhnya dilapisi dengan kutikula untuk menjaga agar tubuhnya tidak tercerna oleh inangnya dan mempunyai alat pengisap dan alat kait untuk melekatkan diri pada inangnya. Contoh anggota Trematoda adalah Fasciola hepatica (cacing hati). Cacing ini hidup di hati ternak kambing, biri-biri, sapi, dan kerbau.[1]

Taksonomi dan biodiversitas

Trematoda mencakup 18.000[2] hingga 24.000[3] spesies, terbagi menjadi dua subkelas. Hampir semua trematoda adalah parasit pada moluska dan vertebrata. Subkelas kecil Aspidogastrea, mencakup sekitar 100 spesies, adalah parasit obligat pada moluska dan dapat juga menginfeksi kura-kura dan ikan, termasuk ikan bertulang rawan. Digenea, subkelas dari mayoritas trematoda, adalah parasit obligat moluska dan vertebrata, tetapi jarang menginfeksi ikan bertulang rawan.

Contoh

Trematoda usus berarti memiliki habitat pada usus hospesnya

  • Fasciolopsis buski
  • Heterophyes heterophyes
  • Echinostoma
  • Metagominus yokowai

Trematoda Paru

  • Paragominus westermani

Trematoda Hati

Trematoda darah

Galeri

  • Botulus microporus, salah satu parasit digenea raksasa dari dalam perut ikan lanset
    Botulus microporus, salah satu parasit digenea raksasa dari dalam perut ikan lanset

Referensi

  1. 1 2 3 4 Buku sekolah elektronik Lestari, Endang Sri (2009). Biologi 1 : Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas X (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. ISBN 978-979-068-131-6. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2016-03-05. Diakses tanggal 2014-12-04.{{cite book}}: |first1= tidak memiliki |last1=
  2. ↑ Cribb, Thomas H.; Littlewood, D.T.J.; Bray, R.A.; Pichelin, S.P.; Herniou, E.A. (07-12-2000). "Chapter 16: The Digenea". Dalam Littlewood, D.T.J.; Bray, R.A. (ed.). Interrelationships of the Platyhelminthes. Systematics Association Special Volume (dalam bahasa Inggris). Vol. 60 (Edisi 1). CRC. hlm. 168–185. ISBN 978-0-7484-0903-7.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  3. ↑ Poulin, Robert; Morand, Serge (2005). Parasite Biodiversity (dalam bahasa Inggris). Smithsonian. hlm. 216. ISBN 978-1-58834-170-9.

Pranala luar

Filum yang masih hidup dalam kerajaan Animalia
A
n
i
m
a
l
i
a
Diploblast
(Eumetazoa)
ParaHoxozoa
Planulozoa
Bilateria
(Triploblast)
  • (lihat di bawah↓)
Bilateria
Xenacoelomorpha
N
e
p
h
r
o
z
o
a
Deuterostomia
Ambulacraria
P
r
o
t
o
s
t
o
m
i
a
Ecdysozoa
Scalidophora
N+L+P
Nematoida
L+P
Panarthropoda
Tactopoda
S
p
i
r
a
l
i
a
Gnathifera¹
Platytrochozoa
R+M
Mesozoa
Rouphozoa¹
Lophotrochozoa
A+N
Lophophorata
Bryozoa
Brachiozoa
----
Kelompok utama
dalam filum
Filum dengan ≥5000 spesies yang masih hidup dicetak tebal
Lihat pula
Diploblast
Monoblastozoa (nomen dubium)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan