Senin, 19 Oktober 2026
15:28 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Zygomycota

Zygomycota

cendawan

Bagikan:
Artikel takson sembarang

Zygomycota (dibaca zi-go-mi-ko-ta) adalah cendawan yang dicirikan dengan hifa yang tidak bersekat-sekat (aseptae) pada kondisi normal/vegetatif. Cendawan ini bersifat coenocytic (selnya berinti banyak) dan dapat membentuk struktur dorman bersifat sementara yang disebut zigospora.[1] Dalam klasifikasi lama, Zygomycota dimasukkan bersama-sama Mastigomycota ke dalam kelas Phycomycetes ("jamur ganggang") berdasarkan ciri khasnya itu, tetapi ternyata keduanya kemudian diketahui menunjukkan banyak ciri yang berlainan, seperti tempat hidup dan banyaknya flagel pada tahap zoospora sehingga ditempatkan secara terpisah.[1] Zygomycota memiliki anggota sekitar 600 spesies.[2] Sebagian besar merupakan organisme darat[3] yang hidup di tanah atau pada tumbuhan dan hewan yang membusuk.[4] Jamur dalam divisi Zygomycota dapat menghasilkan spora.[5]

Beberapa contoh jamur yang termasuk dalam divisi Zygomycota adalah:

  • Murcer Mucedo; hidup sebagai saprofit pada sisa tumbuhan dan hewan, misalnya, kotoran hewan dan roti busuk. Dari miselium pada subtratnya muncul benang-benang tegak dengan sporangium pada ujungnya. Sporangium ini berisi spora. Jika sporangium sudah matang, akan pecah sehingga spora akan tersebar keluar. Spora akan tumbuh menjadi miselium baru. Perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan gametangium.
  • Murcor Javanicus; berperan dalam pembuatan tapai karena jamur ini terdapat dalam ragi tapai. Jamur ini termasuk makhluk hidup yang mempunyai daya untuk mengubah tepung menjadi gula.
  • Rhizopus sp; yang terdapat pada ragi tempe ini mempunyai daya untuk memecah putih telur dan lemak. Oleh karena itu, ia berperan dalam pembuatan tempe dan oncom putih. Jamur tempe mempunyai hifa yang berguna untuk menyerap makanan dari kacang kedelai. Dalam waktu dua sampai tiga hari, kumpulan hifa tersebut akan membungkus kedelai yang kemudian disebut tempe. Selain pada tempe, jamur ini juga dapat tumbuh di tempat-tempat yang lembap.[6]

Ciri-ciri

Anggota kelas ini sebagian besar hidup di darat dan di dalam tanah atau pada bagian tumbuhan dan hewan yang membusuk.[7] Perkembangbiakan jamur dalam kelas ini adalah perkembangbiakan seksual dengan gametangiogami dari dua hifa yang saling sesuai dengan menghasilkan zigospora, sedangkan perkembangbiakan aseksual dilakukan dengan membentuk spora tak berflagel yang berupa sporangiospora atau konidia.[8] Zygomycota mempunyai hifa senositik, yaitu hifa yang mengandung banyak inti dan tidak mempunyai sekat melintang, jadi hifa berbentuk satu tabung halus yang mengandung protoplast dengan banyak initi.[9] Seperti halnya jamur lain, zygomycota memproduksi dinding sel yang mengandung zat kitin, mereka tumbuh sebagai miselia atau benang-benang yang disebut hifa.[10] Terdapat tiga tipe hifa, yaitu Stolon (hifa yang membentuk jaringan pada permukaan substrat dan menghubungkan dua kumpulan sporangium), Rizoid (hifa yang menembus substrat untuk menyerap makanan), dan Sporangiofor (hifa yang tumbuh tegak pada permukaan substrat dan memiliki sporangium globuler di ujung-ujungnya).[11] Jamur dalam kelas ini disebut sebagai jamur paling tinggi dibandingkan dengan kelas Ascomycota dan Basidiomycota.[10] Jamur dalam kelas ini juga biasa hidup sebagai saprofit.[6]

Anggota

Referensi

  1. 1 2 Alexopoulos,C.J.1962.’’Introductory Mycology’’.New York:Jhob Wiley and Sons,Inc.
  2. ↑ Ferdinand P, Fictor; Ariebowo, Moekti (2009). Praktis Belajar Biologi untuk kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 57. ISBN 978-979-068-824-7. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-11-28. Diakses tanggal 2020-11-17.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  3. ↑ Pramono, Shidiq (2009). Biologi Untuk Kelas X SMA dan MA (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 72. ISBN 978-979-068-835-3. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-01-23. Diakses tanggal 2020-11-17.{{cite book}}: |first2= tidak memiliki |last2=; |first= tidak memiliki |last=; Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  4. ↑ Anshori, Moch; Martono, Joko (2009). Biologi untuk Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Madrasah Aliyah (MA) Kelas X (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 135. ISBN 978-979-068-130-9. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-11-28. Diakses tanggal 2020-11-17.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  5. ↑ Kistinnah, Idun; Sri Lestari, Endang (2009). Biologi 1 Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMA/MA Kelas X (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 158. ISBN 978-979-068-131-6. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-11-27. Diakses tanggal 2020-11-17.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  6. 1 2 Sulistyorini, Ari (2009). Biologi 1 untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X (PDF). Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 107–108. ISBN 978-979-068-132-3. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2020-09-29. Diakses tanggal 2020-11-17.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan)
  7. ↑ Reece, Campbell dan Mitchell. 1999. Biologi jilid 2. Jakarta: Erlangga.
  8. ↑ Kendrick,B. 1992.The Fifth Kingdom, 2nd ed. Newburyport, MA: Focus Information Group.
  9. ↑ "Situs Belajaer online Science Bllok: Divisi Zygomycota". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-03-05. Diakses tanggal 2010-05-12.
  10. 1 2 Tree of Life Web Project: Zygomycota, oleh (en)Timothy Y. James and Kerry O'Donnell.
  11. ↑ Purnawati, Henny; Nur Hidayah, Siti (2018). Buku PR Biologi Kelas X Semester 1. Daerah Istimewa Yogyakarta: PT Penerbit Intan Pariwara. hlm. 177. ISBN 978-979-28-2899-3.{{cite book}}: |first3= tidak memiliki |last3=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Zygomycota.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Zygomycota.

Pustaka tambahan

Klasifikasi Eukariota
Amorphea
Amoebozoa
   Obazoa   
Opisthokonta
Holomycota
   Holozoa   
Filozoa
Choanozoa
Diaphoretickes
Haptista
    TSAR    
     SAR     
Rhizaria
Alveolata
Myzozoa
Stramenopila
Bigyra
Gyrista
     CAM     
Pan-Cryptista
Cryptista
Archaeplastida
Viridiplantae
(tumbuhan sensu lato)
Streptophyta
Excavates*
Discoba
Discicristata
Metamonada
Malawimonada
Incertae sedis
Hemimastigophora
Ancyromonadida
CRuMs
Dikarya
Ascomycota
Pezizomycotina
Leotiomyceta
Dothideomyceta
Sordariomyceta
Lain-lain
Saccharomycotina
Taphrinomycotina
Basidiomycota
Pucciniomycotina
Ustilaginomycotina
Agaricomycotina
Hymenomyceta
Lain-lain
Entorrhizomycota
Glomeromycota
Zygomycota
(parafiletik)
Mucoromycotina
Kickxellomycotina
Entomophthoromycotina
Lain-lain
(parafiletik)
Blastocladiomycota
Chytridiomycota
Olpidiomycetes
Microsporidia
Simbiosis: Lichenes (dengan Alga tertentu)
Filum/divisi kehidupan yang masih ada menurut domain
Bacteria
Archaea
Eukaryota
Protista
Fungi
Plantae
Animalia
Incertae sedis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan