Kamis, 24 September 2026
11:11 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Telonemia

Telonemia

Telonemia
Telonema_rivulare_%28contrast_micrography%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Telonema rivulare melalui mikroskopi kontras interferensi
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Domain: Eukaryota
Klad: Diaphoretickes
Filum: Telonemia
Shalchian-Tabrizi 2006[1]
Kelas: Telonemea
Cavalier-Smith 1993[2]
Ordo: Telonemida
Cavalier-Smith 1993[2]
Famili: Telonemidae
Cavalier-Smith 1993[2]
Marga
Diversitas
7 spesies
Artikel takson sembarang
Telonema_rivulare_%28electron_micrography%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Mikrograf elektron T. rivulare

Telonemia adalah sebuah filum organisme eukariot mikroskopis yang secara umum dikenal sebagai telonemid. Mereka merupakan uniseluler yang hidup bebas dan memiliki flagela, dengan kombinasi struktur sel yang unik, termasuk sitoskeleton yang sangat kompleks dan tidak ditemukan pada eukariot lain.

Telonemia memiliki sejumlah ciri khas yang menyerupai kelompok kerabatnya, yaitu supergrup SAR. Di antara ciri-ciri tersebut terdapat alveolus kortikal, yaitu kantung-kantung kecil di bawah permukaan sel yang berfungsi sebagai bantalan, memberi penopang, serta membantu menjaga bentuk sel. Selain itu, mereka memiliki mastigonema tripartit, struktur kompleks menyerupai rambut dengan tiga bagian pada flagela mereka, yaitu ekor bergetar yang digunakan untuk bergerak. Struktur ini meningkatkan kemampuan berenang dengan memperbesar gaya tahan terhadap air. Telonemia juga memiliki filopodia, yaitu tonjolan sangat halus berbentuk benang yang memanjang dari tubuh sel. Tonjolan ini dapat berfungsi untuk membantu pergerakan atau menangkap partikel makanan dengan melingkupinya. Bersama dengan kelompok kerabatnya, Telonemia membentuk klad TSAR.

Filum ini bersifat monotipik, terdiri atas satu kelas tunggal, Telonemea, satu ordo Telonemida, dan satu famili Telonemidae. Hingga kini diklasifikasikan menjadi tiga marga dan tujuh spesies, meskipun berbagai klad tambahan yang belum dideskripsikan diketahui melalui DNA lingkungan. Mereka ditemukan di seluruh lingkungan laut maupun air tawar, tempat mereka memangsa bakteri dan fitoplankton kecil dengan menelannya menggunakan membran plasma melalui proses fagotrofi.

Referensi

  1. Shalchian-Tabrizi, K; Eikrem, W; Klaveness, D; Vaulot, D; Minge, M.A; Le Gall, F; Romari, K; Throndsen, J; Botnen, A; Massana, R; Thomsen, H.A; Jakobsen, K.S (28 April 2006). "Telonemia, a new protist phylum with affinity to chromist lineages". Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences. 273 (1595): 1833–1842. doi:10.1098/rspb.2006.3515. PMC 1634789. PMID 16790418.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Cavalier-Smith, Thomas (1993). "The Protozoan Phylum Opalozoa". The Journal of Eukaryotic Microbiology. 40 (5): 609–615. doi:10.1111/j.1550-7408.1993.tb06117.x. S2CID 84129692.

Pranala luar

Klasifikasi Eukariota
Amorphea
Amoebozoa
   Obazoa   
Opisthokonta
Holomycota
   Holozoa   
Filozoa
Choanozoa
Diaphoretickes
Haptista
    TSAR    
     SAR     
Rhizaria
Alveolata
Myzozoa
Stramenopila
Bigyra
Gyrista
     CAM     
Pan-Cryptista
Cryptista
Archaeplastida
Viridiplantae
(tumbuhan sensu lato)
Streptophyta
Excavates*
Discoba
Discicristata
Metamonada
Malawimonada
Incertae sedis
Hemimastigophora
Ancyromonadida
CRuMs
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan