Senin, 28 September 2026
00:44 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Excavata

Excavata

Artikel ini bukan mengenai ekskavator.
Excavata
Rentang waktu: Neoproterozoikum–sekarang
250px-Giardia_lamblia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Giardia lamblia, diplomonad parasit
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
(kelompok lawas yang bersifat parafiletik)
Domain: Eukaryota
(tanpa takson): Excavata
(Cavalier-Smith) Simpson, 2003
Filum

Metamonada
Loukozoa
Euglenozoa
Percolozoa

Artikel takson sembarang

Excavata adalah kumpulan utama dari eukariota[1] bersel satu.[2] Kategori filogenetik Excavata terdiri atas bermacam-macam bentuk yang hidup bebas atau bersimbiosis dan termasuk beberapa parasit manusia yang penting.

Ciri-ciri

Banyak excavata telah kehilangan mitokondria 'klasik' - organisme ini sering disebut 'amitokondriata' (yang berarti 'tidak bermitokondria'), meski kebanyakan, mungkin semua, tetap memiliki organel mitokondia dalam bentuk yang sangat termodifikasi. Yang lainnya memiliki mitokondria dengan krista tubuler, diskoid atau lembaran dalam kasus tertentu. Banyak excavates memiliki dua, empat atau lebih flagel[3] dan banyak yang mempunyai lekukan makanan ventral yang mencolok dengan ultrastruktur khas ditunjang oleh mikrotubulus.[4] Akan tetapi, bermacam kelompok yang tidak punya ciri ini dianggap sebagai excavata berdasarkan bukti genetis (terutama pohon filogenetik dari sekuensi molekuler).

Pengelompokan

Excavata diklasifikasikan menjadi empat kelompok utama pada tingkat filum atau superfilum. Ini ditunjukkan oleh tabel di bawah ini.

SuperfilumFilumGenera RepresentatifDeskripsi
Discoba atau EozoaEuglenozoacontoh Euglena, TrypanosomaBanyak parasit penting, satu kelompok yang berplastida (kloroplas).
Percolozoa (Heterolobosea)contoh Naegleria, AcrasisBanyak yang berganti-ganti bentuk antara bentuk berflagel dan amoeboid (mirip amoeba).
Loukozoa (Jakobida)contoh Jakoba, ReclinomonasHidup bebas, kadang-kadang berflagel lorikat. Beberapa anggotanya amitokondriata.
MetamonadaPreaxostylacontoh Oxymonads, TrimastixFlagelata amitokontriata, ada yang hidup bebas (Trimastix) atau hidup di usus belakang serangga
Fornicatacontoh Giardia, CarpediemonasAmitokondriata, kebanyakan bersimbiosis dan parasit binatang.
Parabasaliacontoh TrichomonasFlagelata amitokontriata, biasanya komensal di usus serangga. Beberapa penyebab penyakit manusia.

Heterolobosea (Percolozoa) dan Euglenozoa tampaknya berhubungan dan disatukan oleh keberadaan krista diskoid dalam mitokondrianya (Superfilum Discicristata). Baru-baru ini hubungan erat telah ditunjukkan antara Discicristata dan Jakobida.[5] Kebanyakan jakobida berkrista tubuler, seperti kebanyakan protista lain, sedangkan metamonada tidak biasa karena kehilangan mitokondria klasiknya; sebagai gantinya, mereka memiliki 'hidrogenosom', 'mitosom' atau organel tak berciri. Selain grup pada tabel di atas, genus Malawimonas umumnya dianggap sebagai anggota Excavata karena morfologi excavatanya yang khas dan keterkaitan filogenetis dengan grup-grup excavata pada beebrapa filogeni molekuler. tetapi, kedudukannya di antara excavata belum dipahami.

kekerabatan excavata belum pasti; mungkin mereka bukan kelompok yang monofiletik. kemonofiletikan excavata jauh dari kejelasan, meskipun kelihatannya ada beberapa klad dalam excavata yang monofiletik.[6]

Excavata tertentu sering dianggap eukariota primitif, sebagian berdasarkan penempatan mereka pada banyak pohon evolusioner. hal ini dapat mendorong usulan bahwa excavata adalah tingkat parafiletik yang termasuk moyang dari eukariota yang hidup sekarang. Namun penempatan excavata tertentu sebagai 'cabang awal' mungkin merupakan artefak analisis yang diakibatkan oleh tarikan cabang panjang, seperti yang telah dilihat pada beberapa grup lain, contohnya, microsporidia.

Rujukan

  1. ↑ Hampl V, Hug L, Leigh JW; et al. (Maret 2009). "Phylogenomic analyses support the monophyly of Excavata and resolve relationships among eukaryotic "supergroups"". Proc. Natl. Acad. Sci. U.S.A. 106 (10): 3859–64. doi:10.1073/pnas.0807880106. PMID 19237557.{{cite journal}}: Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |author=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Simpson, Ag; Inagaki, Y; Roger, Aj (Maret 2006), "Comprehensive multigene phylogenies of excavate protists reveal the evolutionary positions of "primitive" eukaryotes" (Free full text), Molecular biology and evolution, 23 (3): 615–25, doi:10.1093/molbev/msj068, PMID 16308337{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Simpson AG (November 2003). "Cytoskeletal organization, phylogenetic affinities and systematics in the contentious taxon Excavata (Eukaryota)". Int. J. Syst. Evol. Microbiol. 53 (Pt 6): 1759–77. doi:10.1099/ijs.0.02578-0. PMID 14657103. Diakses tanggal 2009-04-07.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  4. ↑ Cavalier-Smith T (Maret 2002). "The phagotrophic origin of eukaryotes and phylogenetic classification of Protozoa". Int. J. Syst. Evol. Microbiol. 52 (Pt 2): 297–354. PMID 11931142. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-07-29. Diakses tanggal 2009-04-07.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Naiara Rodríguez-Ezpeleta, Henner Brinkmann, Gertraud Burger, Andrew J. Roger, Michael W. Gray, Hervé Philippe, and B. Franz Lang (Agustus 2007). "Toward Resolving the Eukaryotic Tree: The Phylogenetic Positions of Jakobids and Cercozoans". Curr. Biol. 17 (16): 1420–1425. doi:10.1016/j.cub.2007.07.036. PMID 17689961.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Laura Wegener Parfrey, Erika Barbero, Elyse Lasser, Micah Dunthorn, Debashish Bhattacharya, David J Patterson, and Laura A Katz (Desember 2006). "Evaluating Support for the Current Classification of Eukaryotic Diversity". PLoS Genet. 2 (12): e220. doi:10.1371/journal.pgen.0020220. PMID 17194223.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Klasifikasi Eukariota
Amorphea
Amoebozoa
   Obazoa   
Opisthokonta
Holomycota
   Holozoa   
Filozoa
Choanozoa
Diaphoretickes
Haptista
    TSAR    
     SAR     
Rhizaria
Alveolata
Myzozoa
Stramenopila
Bigyra
Gyrista
     CAM     
Pan-Cryptista
Cryptista
Archaeplastida
Viridiplantae
(tumbuhan sensu lato)
Streptophyta
Excavates*
Discoba
Discicristata
Metamonada
Malawimonada
Incertae sedis
Hemimastigophora
Ancyromonadida
CRuMs
Discoba
Discicristata
Euglenozoa
Percolozoa
Heterolobosea
Percolatea
Loukozoa/Jakobea
Andaluciida
Jakobida
M+M
Metamonad
Trichozoa
Parabasalidea
Fornicata
Eopharingia
Lain-lain
Anaeromonadea
Lain-lain
Deskripsi
Penyakit
Pengobatan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan