Minggu, 20 September 2026
17:23 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Euglena

Euglena

Genus dari organisme bersel tunggal

Euglena
250px-Euglena_sp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
(tanpa takson):
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Euglena

Ehrenberg, 1830
Artikel takson sembarang

Euglena adalah genus dari organisme bersel tunggal pada ordo protozoa.[3] Euglena memiliki karakteristik seperti hewan dan tumbuhan serta masuk ke dalam divisi dari ganggang Euglenophyta.[3] Contoh spesies dari Euglena adalah E. acusformis, E. gracilis, E. granulata, E. minima, E. mutabilis, E. oblonga, E. abtusa, dan E. velata.[3][4]

Sejarah

Euglena diperkirakan mulai hidup setelah 500 juta tahun yang lalu pada zaman primitif.[5] Euglena ditemukan pada tahun 1660 oleh Antonie van Leeuwenhoek yang berasal dari Austria.[5] Melvin Calvin kemudian meneliti proses fotosintesis menggunakan Euglena dan menemukan siklus calvin yang terjadi pada fotosintesis pada tahun 1950-an.[5] NASA meneliti pertumbuhan Euglena di luar angkasa pada tahun 1970-an.[5] NASA melakukan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan Euglena dalam mengubah karbondioksida dari astronaut menjadi oksigen dengan bantuan sinar matahari.[5]

Ciri-ciri

Bagian tubuh euglena terdiri dari stigma, vakuola kontraktil, dan cambuk atau flagela.[3] Stigma adalah bagian pada tubuh Euglena yang berupa titik, bagian ini biasanya disebut dengan istilah titik mata.[3] Euglena dapat berubah bentuk menjadi memanjang, hal ini terjadi karena dinding selnya tidak "berdinding kaku".[3] Euglena memiliki ukuran sangat kecil yaitu panjangnya 0,0006 - 0,02 inci.[5]

Keunikan

Hal menarik yang terdapat pada Euglena adalah makhluk hidup ini memiliki sifat seperti hewan dan tumbuhan.[6] Sifat tumbuhan yang dimiliki oleh Euglena adalah dapat membuat makanan sendiri.[6] Sebagian besar Euglena mempunyai kloroplas yang digunakan untuk membuat makanan sendiri [3][6] Euglena memproduksi makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari.[6] Sinar matahari dapat dideteksi oleh makhluk in menggunakan eyespot atau stigma berwarna merah yang dimilikinya.[6] Euglena juga dapat bergerak dan berenang seperti layaknya hewan.[6]

Habitat

Makhluk hidup Euglena biasanya hidup pada air tawar atau air payau yang mengandung banyak bahan organik.[3] Jenis Euglena yang memiliki zat warna hijau dan merah banyak berkembang di kawasan kolam atau danau.[3] Euglena dapat tumbuh dengan baik dengan bantuan sinar matahari, air, karbondioksida dan pupuk.[5] Euglena dapat bertahan dan tetap tumbuh pada konsentrasi karbondioksida yang tinggi, bahkan dalam konsentrasi 1000 kali dari udara normal.[5]

Rujukan

  1. Adl, SM; Simpson, AG; Lane, CE; Lukeš, J; Bass, D (2012). "The Revised Classification of Eukaryotes". Journal of Eukaryotic Microbiology. 59 (5): 429–493. doi:10.1111/j.1550-7408.2012.00644.x. PMID 23020233. Diakses tanggal 2015-05-11.
  2. Guiry, MD; Guiry, GM. "Algaebase Taxonomy Browser". Algaebase. National University of Ireland. Diakses tanggal 2015-05-11.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Euglena". Encyclopedia Britannica. Diakses tanggal 27 Mei 2014.
  4. "Euglena Ehrenberg". World Register of Marine Species. Diakses tanggal 27 Mei 2014.
  5. 1 2 3 4 5 6 7 8 "Euglena". Euglena. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-27. Diakses tanggal 27 Mei 2014.
  6. 1 2 3 4 5 6 "Euglena". FCPS. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-31. Diakses tanggal 27 Mei 2014.
Discoba
Discicristata
Euglenozoa
Percolozoa
Heterolobosea
Percolatea
Loukozoa/Jakobea
Andaluciida
Jakobida
M+M
Metamonad
Trichozoa
Parabasalidea
Fornicata
Eopharingia
Lain-lain
Anaeromonadea
Lain-lain
Deskripsi
Penyakit
Pengobatan


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan