Senin, 21 September 2026
22:11 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

MycoBank

MycoBank
Database.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Konten
DeskripsiNama-nama dan kombinasi mikologi, yang pada akhirnya dipadukan dengan deskripsi dan ilustrasi
Kontak
Pusat penelitianWesterdijk Fungal Biodiversity Institute
Akses
Situs webwww.mycobank.org
Perangkat
Lain-lain

MycoBank adalah basis data daring yang mendokumentasikan nama-nama dan kombinasi mikologi baru, yang pada akhirnya dilengkapi dengan deskripsi dan ilustrasi. Basis data ini dikelola oleh Westerdijk Fungal Biodiversity Institute di Utrecht.[1]

Setiap kebaruan tatanama, setelah melalui proses penelaahan oleh pakar nomenklatur dan dinyatakan selaras dengan ICN (Kode Tata Nama Internasional untuk Alga, Fungi, dan Tumbuhan), akan diberikan nomor unik MycoBank sebelum nama baru tersebut dipublikasikan secara valid. Nomor ini kemudian dapat disitasi oleh penulis otoritas dalam publikasi yang memperkenalkan nama baru tersebut. Setelah tahap tersebut terpenuhi, nomor unik ini baru dinyatakan terbuka untuk publik dalam basis data.

Melalui prosedur tersebut, sistem ini membantu mengatasi kendala dalam mengidentifikasi nama-nama yang telah dipublikasikan secara valid beserta tahun publikasinya.

MycoBank terhubung dengan berbagai basis data mikologi penting lainnya, seperti Index Fungorum, Life Science Identifiers, Global Biodiversity Information Facility (GBIF), dan basis data lainnya. MycoBank merupakan salah satu dari tiga repositori nomenklatur yang diakui oleh Komite Nomenklatur Fungi; dua repositori lainnya adalah Index Fungorum dan Fungal Names.[2]

MycoBank telah muncul sebagai sistem registrasi utama bagi taksa fungi baru dan tindakan nomenklatur. Berdasarkan analisis tahun 2021 terhadap inovasi taksonomi pada lumut kerak dan jamur terkait antara 2018–2020, tercatat bahwa 97,7% taksa yang baru dideskripsikan dan 76,5% kombinasi baru memperoleh nomor registrasi mereka dari MycoBank. Hal ini menunjukkan adanya adopsi yang luas oleh komunitas mikologi. Sistem ini berfungsi sebagai infrastruktur krusial dalam memantau keabsahan publikasi nama-nama jamur baru, meskipun pengoperasiannya berjalan berdampingan dengan repositori lain seperti Index Fungorum dan Fungal Names. Meskipun MycoBank telah digunakan secara luas untuk mendapatkan pengenal registrasi—sebagaimana diwajibkan oleh Kode Internasional Nomenklatur jamur sejak 2013—sistem ini tetap menjalankan peran yang saling melengkapi dengan Index Fungorum. Hingga kini, Index Fungorum masih menjadi sistem yang umum digunakan untuk mencari informasi umum mengenai tata nama jamur. Nomor registrasi harus diperoleh setelah naskah dinyatakan diterima, tetapi sebelum diterbitkan, agar dapat dianggap sah secara hukum tata nama.[3]

Referensi

  1. Hawksworth, D. L. (2005). "Universal fungus register offers pattern for zoology". Nature. 438 (7064): 24. Bibcode:2005Natur.438Q..24H. doi:10.1038/438024b. PMID 16267528.
  2. Redhead, Scott A.; Norvell, Lorelei L. (2013). "MycoBank, Index Fungorum, and Fungal Names recommended as official nomenclatural repositories for 2013". IMA Fungus. 3 (2): 44–45. doi:10.1007/BF03449512.
  3. Lendemer, James C. (2021). "Proposed best practices for taxonomic innovations in lichen and allied Fungi: A framework derived from analysis of more than 1,000 new taxa and new combinations". The Bryologist. 124 (1): 90–99. doi:10.1639/0007-2745-124.1.090.

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Wikidata memiliki sebuah properti, P962, untuk MycoBank (lihat penggunaan)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan