Minggu, 20 September 2026
22:11 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Konidium

Konidium

250px-Conidium.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konidia pada konidiofor

Konidium (jamak konidia), kadang-kadang disebut sebagai klamidospora aseksual atau klamidokonidium (jamak klamidokonidia),[1] adalah spora fungi non motil dan aseksual.[2] Nama konidium berasal dari kata Yunani untuk debu, κόνις kónis.[3] Konidia juga disebut mitospora karena cara mereka dihasilkan melalui proses seluler mitosis. Dua sel haploid baru secara genetis identik dengan induk yang haploid, dan dapat berkembang menjadi organisme baru jika kondisinya menguntungkan, dan berfungsi dalam penyebaran (secara biologis).

Reproduksi aseksual pada filum Ascomycota adalah dengan pembentukan konidia, yang ditanggung pada tangkai khusus yang disebut konidiofor. Morfologi dari konidiofor khusus ini sering kali khas dari spesies tertentu dan karenanya dapat digunakan untuk identifikasi spesies.

Istilah mikrokonidia dan makrokonidia terkadang digunakan.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. Jansonius, D.C., Gregor, Me., 1996. Palynology: principles and applications. American association of stratigraphic palynologists foundation.[halaman dibutuhkan]
  2. Osherov, Nir; May, Gregory S (2001). "The molecular mechanisms of conidial germination". FEMS Microbiology Letters. 199 (2): 153. doi:10.1111/j.1574-6968.2001.tb10667.x. PMID 11377860.
  3. Conidium in the Collins Dictionary
  4. Ohara, T.; Inoue, I; Namiki, F; Kunoh, H; Tsuge, T (2004). "REN1 is Required for Development of Microconidia and Macroconidia, but Not of Chlamydospores, in the Plant Pathogenic Fungus Fusarium oxysporum". Genetics. 166 (1): 113–24. doi:10.1534/genetics.166.1.113. PMC 1470687. PMID 15020411.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan