Rabu, 23 September 2026
16:45 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Konidium

Konidium

250px-Conidium.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konidia pada konidiofor

Konidium (jamak konidia), kadang-kadang disebut sebagai klamidospora aseksual atau klamidokonidium (jamak klamidokonidia),[1] adalah spora fungi non motil dan aseksual.[2] Nama konidium berasal dari kata Yunani untuk debu, κόνις kónis.[3] Konidia juga disebut mitospora karena cara mereka dihasilkan melalui proses seluler mitosis. Dua sel haploid baru secara genetis identik dengan induk yang haploid, dan dapat berkembang menjadi organisme baru jika kondisinya menguntungkan, dan berfungsi dalam penyebaran (secara biologis).

Reproduksi aseksual pada filum Ascomycota adalah dengan pembentukan konidia, yang ditanggung pada tangkai khusus yang disebut konidiofor. Morfologi dari konidiofor khusus ini sering kali khas dari spesies tertentu dan karenanya dapat digunakan untuk identifikasi spesies.

Istilah mikrokonidia dan makrokonidia terkadang digunakan.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. Jansonius, D.C., Gregor, Me., 1996. Palynology: principles and applications. American association of stratigraphic palynologists foundation.[halaman dibutuhkan]
  2. Osherov, Nir; May, Gregory S (2001). "The molecular mechanisms of conidial germination". FEMS Microbiology Letters. 199 (2): 153. doi:10.1111/j.1574-6968.2001.tb10667.x. PMID 11377860.
  3. Conidium in the Collins Dictionary
  4. Ohara, T.; Inoue, I; Namiki, F; Kunoh, H; Tsuge, T (2004). "REN1 is Required for Development of Microconidia and Macroconidia, but Not of Chlamydospores, in the Plant Pathogenic Fungus Fusarium oxysporum". Genetics. 166 (1): 113–24. doi:10.1534/genetics.166.1.113. PMC 1470687. PMID 15020411.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan