Rabu, 30 September 2026
00:07 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Estivasi

Estivasi

Bagikan:
250px-Estivant%C3%A8s_caracoles_plin_%C3%A8n_%C3%A5be.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Estivasi siput di musim panas

Estivasi adalah kondisi ketidakaktifan hewan sebagai bentuk respon terhadap suhu lingkungan yang sangat panas. Hewan yang melakukan estivasi akan mengalami penurunan laju metabolisme di dalam tubuhnya untuk dapat bertahan hidup tanpa makanan dan air. Hewan-hewan tersebut biasanya akan berdiam diri di lubang, gua, atau tempat teduh lainnya hingga hujan turun. Estivasi sering disandingkan dengan hibernasi karena sama-sama kondisi ketidakaktifan hewan, tetapi hibernasi terjadi pada suhu lingkungan yang sangat dingin. Hewan yang mengalami estivasi diantaranya buaya dan katak serta beberapa jenis siput darat.[1][2][3]

Hewan-hewan yang mengestivasi

Keong Rawa

Salah satu hewan yang mengalami estivasi adalah keong rawa. Keong rawa spesies Pomacea canaliculta yang dapat ditemukan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Indonesia, mampu bertahan pada lingkungan ekstrem dengan tingkat keasaman 4-4,5. Keong rawa jenis ini berestavasi terhadap kekeringan di perairan yang tidak mengalir dan sangat berlumpur dengan cara membenamkan diri ke dalam lumpur. Keong rawa dapat bertahan selama lebih dari satu tahun tanpa makan dengan tingkat mortalitas yang rendah. Hal ini dapat dijumpai pada lahan-lahan gambut yang terbakar.[4]

Plankton

Plankton spesies Cepapoda diocious melakukan estivasi dengan cara membungkus diri dengan selubung organik yang keras dan menjadi siste. Hal tersebut berlanjut hingga hewan ini berhasil melahirkan keturunan baru. Masa estivasi hewan ini dapat berlangsung selama 6 bulan hingga hingga lebih dari satu tahun di lingkungan air tawar.[5]

Ikan paru-paru

Ikan paru-paru, terutama spesies Protopterus aethiopicus, yang mendiami aliran Sungai Nil dan beberapa danau seperi Danau Tanganyika terkenal karena keistimewaanya dalam berestivasi. Ikan tersebut mampu bertahan hidup pada lingkungan bersuhu 25o-30o C. Protopterus aethiopicus berestivasi dengan menggali lubang untuk bersembunyi. Protopterus aethiopicus betina akan bersembunyi hingga telur yang dieraminya menetas.[6]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Tok, Panji (02-11-2015). "TORPOR, HIBERNASI, DAN ESTIVASI". edubio.info. Diakses tanggal 14-06-2020.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  2. ↑ Edison, Lampu (30-09-2018). "Hibernasi Di Musim Panas". kumparan.com. Diakses tanggal 14-06-2020.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  3. ↑ Piantadosi, Claude (2003). The BIOLOGY of HUMAN SURVIVAL: Life and Death in Extreme Environtments. New York: Oxford University Press. hlm. 111-112. ISBN 0-19-516-501-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Dharmawati, Siti, dkk., (2016). "BIOLOGI KEONG RAWA (Pomacea glauca dan Pomacea canaliculata) DI PERAIRAN RAWA KALIMANTAN SELATAN". Media Sains. 9 (1): 108. ISSN 2355-9136.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  5. ↑ Agustini, Maria; Madyowati, Sri Oetami (2017). "BIODIVERSITAS PLANKTON PADA BUDIDAYA POLIKULTUR DI DESA SAWOHAN KECAMATAN SEDATI KABUPATEN SIDOARJO" (PDF). Prosiding Seminar Nasional Kelautan dan Perikanan. III. Universitas Trunojoyo Madura: 301.
  6. ↑ Dewantoro, Gema Wahyu; Rachmatika, Ike (2016). Jenis Ikan Introduksi dan Invasif Asing di Indonesia. Jakarta: LIPI Press. hlm. 24–25. ISBN 978-979-799-848-6.{{cite book}}: |url-status=http://penerbit.lipi.go.id/data/naskah1433295239.pdf tidak valid; Tautan eksternal dalam |url-status=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan