Jumat, 16 Oktober 2026
13:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Ventilasi hidrotermal

Ventilasi hidrotermal

Bagikan:
Habitat laut
250px-Champagne_vent_white_smokers.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Asap putih mengeluarkan cairan yang kaya akan barium, kalsium, silikon and karbon dioksida di ventilasi Champagne, Barat laut gunung api Eifuku, Marianas Trench Marine National Monument

Ventilasi hidrotermal (bahasa Inggris:hydrothermal vents) adalah retakan di permukaan planet yang secara geotermal memanaskan perairan. Ventilasi hidrotermal biasa ditemukan di dekat daerah yang aktif secara vulkanik , area di mana Lempeng tektonik bergerak. Fitur ini ditemukan di punggung tengah samudera (kedalaman 3000 meter) tetapi ada juga yang berada di laut dangkal. Rentang suhu lubang berkisar 5-100 °C, Pancaran asap hitam panasnya berkisar 250-400 °C, sedang suhu sekitar lubang berkisar 8-35 °C. Ekosistem ventilasi hidrotermal memiliki produktivitas yang cukup tinggi karena adanya aktivitas kemosintesis bakteri yang hidup bersimbiosis dengan cacing tabung Riftia pachyptila. Karbohidrat yang dihasilkan bakteri berfungsi bagi hewan agar dapat hidup di lingkungan yang ekstrem suhunya, Kemosintesis yang dilakukan memanfaatkan H2S yang tersedia melimpah dari lubang dengan persamaan kimia:[1]

CO2 + 2H2S —> (CH2O) + H2O + 2S

Ventilasi hidrotermal biasa ditemukan di bumi karena bumi secara geologis cukup aktif dan perairan berada di atasnya. Di daratan, Ventilasi hidrotermal dapat berupa fumarol, mata air panas, dan geiser. Di bawah laut, ventilasi hidrotermal biasa disebut asap hitam. Di sebagian besar laut dalam, area sekitar ventilasi hidrotermal secara biologis sangatlah subur bagi kehidupan sekitarnya dan menjadi tuan rumah bagi berbagai makhluk hidup yang memanfaatkan bahan kimia terlarut dari ventilasi ini. Archaea kemosintesis membentuk dasar rantai makanan, mendukung berbagai organisme seperti cacing (tabung) raksasa, udang, dan juga kerang.

250px-Blacksmoker_in_Atlantic_Ocean.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah ventilasi hidrotermal di Samudera Atlantik

Referensi

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-05. Diakses tanggal 2016-02-10.


Ikon rintisan

Artikel bertopik geologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ombak
Upwelling





Antarctic bottom water
Sirkulasi
Pasang laut
Bentang alam
Tektonika
lempeng
Zona samudra
Permukaan laut
Acoustics
Satelit
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan