Rabu, 30 September 2026
17:53 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Syukuro Manabe

Syukuro Manabe

ilmuwan kebumian dari Jepang dan Amerika Serikat

Bagikan:
Infobox orangSyukuro Manabe
250px-Crafoord_Prize_EM1B0732_%2842329290061%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
(2018) Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran21 September 1931 Suntingan nilai di Wikidata (95 tahun)
Shinritsu (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanUniversitas Tokyo
Ehime Prefectural Mishima High School (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Penasihat doktoralShigekata Shōno (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
SpesialisasiMeteorologi, klimatologi, perubahan iklim dan simulasi komputer Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanclimatologist (en) Terjemahkan,Ahli meteorologi Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diNational Oceanic and Atmospheric Administration
Universitas Princeton Suntingan nilai di Wikidata
Tertarik denganFisika Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Karya terkenal
Murid doktoralIsaac Held (en) Terjemahkan, Kenneth Bowman (en) Terjemahkan dan Alex Hall (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata

Syukuro Manabe (lahir 21 September 1931) adalah seorang ahli meteorologi asal Jepang dan peneliti senior di Princeton University, Amerika Serikat. Bersama dengan Klaus Hasselmann dan Giorgio Parisi, dia dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika pada tahun 2021 atas karya mereka dalam pembuatan model fisik dari iklim bumi dan prediksi perubahannya menggunakan simulasi komputer.[1]

Referensi

  1. ↑ "The Nobel Prize in Physics 2021". Nobel Media AB. Diakses tanggal 6 Oktober 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan