Senin, 19 Oktober 2026
11:12 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis
Samarium(III) oksida

Samarium(III) oksida

senyawa kimia

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebagian besar atau seluruhnya berasal dari satu sumber. Tolong bantu untuk memperbaiki artikel ini dengan menambahkan rujukan ke sumber lain yang tepercaya.
Samarium(III) oksida
Samarium(III) oksida
Nama
Nama IUPAC
Samarium(III) oksida
Nama lain
Samarium seskuioksida
Samaria
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/3O.2Sm/q3*-2;2*+3 checkY
    Key: FKTOIHSPIPYAPE-UHFFFAOYSA-N checkY
  • O=[Sm]O[Sm]=O
  • [Sm+3].[Sm+3].[O-2].[O-2].[O-2]
Sifat
Sm2O3
Massa molar 348,72 g/mol
Penampilan Kristal kuning keputihan
Densitas 8,347 g/cm3
Titik lebur 2.335 °C (4.235 °F; 2.608 K)
Titik didih Tak dinyatakan
Tak larut
+1988,0·10−6 cm3/mol
Struktur
Kubik, cI80
Ia-3, No. 206
Bahaya
Piktogram GHS GHS07: Tanda SeruGHS09: Bahaya Lingkungan
Keterangan bahaya GHS {{{value}}}
H319, H410
P264, P273, P280, P305+P351+P338, P337+P313, P391, P501
Senyawa terkait
Anion lain
Samarium(III) klorida
Kation lainnya
Prometium(III) oksida
Europium(III) oksida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Samarium(III) oksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia Sm2O3. Samarium oksida mudah terbentuk pada permukaan logam samarium dalam kondisi lembap atau suhu lebih dari 150 °C di udara kering. Mirip dengan karat pada logam besi, lapisan oksida ini akan mengelupas dari permukaan logamnya, sehingga lebih banyak logam samarium yang terekspos untuk melanjutkan reaksi ini. Oksida ini umumnya memiliki warna putih hingga kuning pucat dan sering ditemukan sebagai bubuk seperti debu yang sangat halus.

Kegunaan

Samarium(III) oksida digunakan dalam kaca penyerap optik dan inframerah untuk menyerap radiasi inframerah. Selain itu, senyawa ini digunakan sebagai penyerap neutron dalam batang kendali untuk reaktor tenaga nuklir. Oksida ini mengkatalisis reaksi dehidrasi dan dehidrogenasi alkohol primer dan sekunder.[1] Penggunaan lainnya melibatkan pembuatan garam samarium lainnya.[2]

Pembuatan

Samarium(III) oksida dapat dibuat melalui dua metode:

1. dekomposisi termal samarium(III) karbonat, hidroksida, nitrat, oksalat, atau sulfat:

Sm2(CO3)3 → Sm2O3 + 3 CO2

2. dengan membakar logam samarium di udara atau oksigen pada suhu di atas 150 °C:

4 Sm + 3 O2 → 2 Sm2O3

Reaksi

Samarium(III) oksida dapat larut dalam asam mineral, membentuk garam setelah evaporasi dan kristalisasi:

Sm2O3 + 6 HCl → 2 SmCl3 + 3 H2O

Oksida ini dapat direduksi menjadi logam samarium melalui pemanasan menggunakan reduktor, seperti hidrogen atau karbon monoksida, pada suhu tinggi.

Referensi

  1. ↑ Catalytic properties of samarium oxide with respect to the dehydrogenation and dehydration of alcohols and the dehydrogenation of tetralin. Bulletin of the Academy of Sciences of the USSR, Division of chemical science, Januari 1964, Volume 13, Terbitan 1, hlm. 6–9.
  2. ↑ Pradyot Patnaik. Handbook of Inorganic Chemicals. McGraw-Hill, 2002, ISBN0-07-049439-8
Bilangan oksidasi campuran
Bilangan oksidasi +1
Bilangan oksidasi +2
Bilangan oksidasi +3
Bilangan oksidasi +4
Bilangan oksidasi +5
Bilangan oksidasi +6
Bilangan oksidasi +7
Bilangan oksidasi +8
Terkait
Senyawa oksida ini diurutkan berdasarkan bilangan oksidasi. Kategori:Oksida
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan