Rabu, 21 Oktober 2026
06:36 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Kromium(II) oksida

Kromium(II) oksida

senyawa kimia

Bagikan:
Kromium(II) oksida
250px-NaCl_polyhedra.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC
Kromium(II) oksida
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/Cr.O
    Key: XVOFZWCCFLVFRR-UHFFFAOYSA-N
  • O=[Cr]
Sifat
CrO
Massa molar 67,996 g/mol
Penampilan Hitam
Titik lebur 300 °C (572 °F; 573 K)(terdekomposisi)
Struktur
Kubik, cF8
Fm3m, No. 225
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Kromium(II) oksida adalah sebuah senyawa anorganik dari kromium dan oksigen dengan rumus kimia CrO.[1] Senyawa ini memiliki wujud bubuk berwarna hitam yang mengkristal dalam struktur garam batu.[2] Hipofosfit dapat mereduksi kromium(III) oksida menjadi kromium(II) oksida:

H3PO2 + 2 Cr2O3 → 4 CrO + H3PO4

Senyawa ini mudah teroksidasi oleh atmosfer. CrO bersifat basa, sedangkan CrO3 bersifat asam, dan Cr2O3 bersifat amfoter.[3]

CrO muncul dalam spektrum nova merah terang, yang terjadi saat dua bintang bertabrakan. Tidak diketahui mengapa nova merah adalah satu-satunya objek yang memiliki molekul ini; satu kemungkinan penjelasannya adalah proses nukleosintesis yang belum diketahui.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Satish. Anand, Raj. Kumar (1989), Dictionary of Inorganic Chemistry, Anmol Publications, ISBN 978-81-7041-236-6
  2. ↑ Egon Wiberg, Arnold Frederick Holleman (2001) Inorganic Chemistry, Elsevier ISBN0-12-352651-5
  3. ↑ Chemistry 7th edition, by Raymond Chang page 645 (problem 15.100)
  4. ↑ Kamiński, T.; Mason, E.; Tylenda, R.; Schmidt, M. R. (2015). "Post-outburst spectra of a stellar-merger remnant of V1309 Scorpii: From a twin of V838 Monocerotis to a clone of V4332 Sagittarii". Astronomy & Astrophysics. 580: A34. arXiv:1504.03421. Bibcode:2015A&A...580A..34K. doi:10.1051/0004-6361/201526212. S2CID 118566357.
Kromium(0)
Senyawa organokromium(0)
Kromium(II)
Senyawa organokromium(II)
Kromium(II, III)
Kromium(III)
Kromium(IV)
Kromium(V)
Kromium(VI)
Bilangan oksidasi campuran
Bilangan oksidasi +1
Bilangan oksidasi +2
Bilangan oksidasi +3
Bilangan oksidasi +4
Bilangan oksidasi +5
Bilangan oksidasi +6
Bilangan oksidasi +7
Bilangan oksidasi +8
Terkait
Senyawa oksida ini diurutkan berdasarkan bilangan oksidasi. Kategori:Oksida


Ikon rintisan

Artikel bertopik senyawa anorganik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan