Kamis, 29 Oktober 2026
04:10 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Kromium(II) selenida

senyawa kimia

Bagikan:
Kromium(II) selenida
Nama
Nama IUPAC
Kromium(2+) selenida
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/Cr.Se
    Key: UVZCKRKEVWSRGT-UHFFFAOYSA-N
  • [Cr]=[Se]
Sifat
CrSe
Massa molar 130,96 g/mol
Penampilan Bubuk kristalin berwarna putih hingga kuning pucat
Densitas 6,74 g/cm3
Titik lebur ~1500 °C
Tak larut
Struktur[1]
Jenis NiAs (heksagonal)
P63/mmc, No. 194
a = 371 pm, c = 603 pm
Bahaya
Batas imbas kesehatan AS (NIOSH):
PEL (yang diperbolehkan)
TWA 1 mg/m3[2]
REL (yang direkomendasikan)
TWA 0,5 mg/m3[2]
IDLH (langsung berbahaya)
250 mg/m3[2]
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Kromium(II) selenida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia CrSe. Senyawa ini mengkristal dalam struktur heksagonal dengan grup ruang P63/mmc.[3] Senyawa ini merupakan salah satu dari banyak fase kromium-selenium terkait, yang meliputi Cr2Se3, serta Cr7Se8, Cr3Se4, Cr0.68Se, dan Cr5Se8.[3] Senyawa ini telah dideskripsikan sebagai antiferomagnet, tetapi suseptibilitas magnetik terbaliknya tidak sesuai dengan perilaku yang diperkirakan untuk suatu antiferomagnet menurut hukum Curie–Weiss.[1] Salah satu dugaan adalah bahwa suhu Néel-nya berada pada 320 K, sebagai suhu saat senyawa tersebut memiliki panas spesifik maksimum.[4] Ketika disintesis sebagai lapisan atom tunggal, CrSe bersifat feromagnetik, dengan suhu Curie-nya sekitar 280 K.[5]

Referensi

  1. 1 2 Lotgering, F.K.; Gorter, E.W. (1957). "Solid solutions between ferromagnetic and antiferromagnetic compounds with NiAs structure". Journal of Physics and Chemistry of Solids. 3 (3–4). Elsevier BV: 238–249. Bibcode:1957JPCS....3..238L. doi:10.1016/0022-3697(57)90028-8. ISSN 0022-3697.
  2. 1 2 3 NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards. "#0141". Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (NIOSH).
  3. 1 2 Wehmeier, F. H.; Keve, E. T.; Abrahams, S. C. (1970). "Preparation, structure, and properties of some chromium selenides. Crystal growth with selenium vapor as a novel transport agent". Inorganic Chemistry. 9 (9). American Chemical Society (ACS): 2125–2131. doi:10.1021/ic50091a032. ISSN 0020-1669.
  4. ↑ Tsubokawa, Ichiro (1960). "The Magnetic Properties of Single Crystals of Chromium Selenide". Journal of the Physical Society of Japan. 15 (12). Physical Society of Japan: 2243–2247. Bibcode:1960JPSJ...15.2243T. doi:10.1143/jpsj.15.2243. ISSN 0031-9015.
  5. ↑ Zhang, Yu; Chu, Junwei; Yin, Lei; et al. (28 Maret 2019). "Ultrathin Magnetic 2D Single-Crystal CrSe". Advanced Materials. 31 (19). Wiley: 1900056. Bibcode:2019AdM....3100056Z. doi:10.1002/adma.201900056. hdl:10278/3742833. ISSN 0935-9648. PMID 30920696.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Kromium(0)
Senyawa organokromium(0)
Kromium(II)
Senyawa organokromium(II)
Kromium(II, III)
Kromium(III)
Kromium(IV)
Kromium(V)
Kromium(VI)


Ikon rintisan

Artikel bertopik senyawa anorganik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan