Minggu, 20 September 2026
19:19 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Nikelin

Nikelin

mineral arsenida

Nikelin
330px-Nickeline.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Umum
KategoriMineral
Rumus kimianikel arsenida (NiAs)
Klasifikasi Strunz2.CC.05
Identifikasi
Kekerasan skala Mohs5 - 5,5

Nikelin atau nikolit adalah mineral nikel arsenida (NiAs) yang mengandung 43,9% nikel dan 56,1 arsen.

Biasanya terdapat sejumlah kecil belerang, besi, dan kobalt, dan kadang-kadang arsen diganti oleh antimon. Penggantian arsen oleh antimon menghasilkan isomorf dengan breithauptit [en] (nikel antimonida).

Etimologi dan sejarah

Pada abad pertengahan di Erzgebirge Jerman, atau Pegunungan Bijih, ditemukan sebuah mineral merah yang menyerupai bijih tembaga. Para penambang yang mencari tembaga tidak dapat mengekstraksi apapun darinya, karena tidak mengandung mineral tersebut; lebih buruk lagi, bijih tersebut juga membuat mereka sakit. Mereka menyalahkan roh jahat dari mitologi Jerman, Nikel (mirip dengan Old Nick) karena menyerang tembaga (bahasa Jerman:Kupfer).[1] Istilah "copper-nickel" digunakan pada awal 1694 (sinonim Jerman kuno lainnya adalah Rotnickelkies dan Arsennickel).

Pada 1751, Baron Axel Fredrik Cronstedt berusaha mengekstraksi tembaga dari mineral kupfernickel, dan mendapatkan logam putih yang ia sebut sebagai arwah, nikel.[2] Dalam bahasa Jerman modern, Kupfernickel dan Kupfer-Nickel menunjuk paduan Kupronikel [en].

Nama-nama selanjutnya diberikan kepada bijih, nikelin dari F.S. Beudant, 1832, dan nikolit, dari J.D. Dana, 1868, merujuk pada keberadaan nikel; dalam bahasa Latin, niccolum.

Pada tahun 1971, Asosiasi Mineralogi Internasional [en] merekomendasikan penggunaan nama nikelin daripada nikolit.[3]

Pembuatan NiAs

Senyawa utama nikelin, yaitu nikel arsenida (NiAs), dapat dibuat dengan mereaksikan langsung unsur-unsrunya:

Ni ( s )   +   As ( s ) ⟶ NiAs ( s ) {\displaystyle {\ce {Ni_{(s)}\ +\ As_{(s)}->NiAs_{(s)}}}} {\displaystyle {\mathrm {Ni} {\vphantom {A}}_{\smash[{t}]{{\mskip {1mu}}(\mathrm {s} )}}\ {}+{}\ \mathrm {As} {\vphantom {A}}_{\smash[{t}]{{\mskip {1mu}}(\mathrm {s} )}}{}\mathrel {\longrightarrow } {}\mathrm {NiAs} {\vphantom {A}}_{\smash[{t}]{{\mskip {1mu}}(\mathrm {s} )}}}}[4]

Keterjadian

Nikelin terbentuk melalui modifikasi hidrotermal dari batuan ultramafik dan endapan bijihnya, dan dapat terbentuk dengan penggantian sulfida nikel-tembaga (menggantikan pentlandit, dan asosiasi dengan arsenik tembaga sulfida), atau melalui metasomatisme dari batuan ultramafik bebas sulfida, di mana cairan metasomatik menghasilkan belerang, karbonat, dan arsenik. Ini biasanya menghasilkan mineral terkumpul termasuk milerit, heazelwoodit dan metamorf pentlandit-pirit melalui sulfidasi dan asosiasi arsenopirit-nikelin-breithauptit.

Mineral terkait meliputi: arsenopirit, barit, perak, kobaltit, pirhotit, pentlandit, kalkopirit, breithauptit, dan mauserit. Nikelin mengubah anabergit (lapisan nikel arsenat yang berwarna hijau) jika terpapar udara lembap.

Sebagian besar mineral ini dapat ditemukan di daerah sekitar Sudbury dan Cobalt, Ontario. Daerah lain termasuk sayap timur Widgiemooltha Dome, Australia Barat, dari kumpulan pentlndit-pirit-pirhotit yang diubah di dalam Mariner, tambang nikel Redross and Miitel di mana nikelin dihasilkan oleh alterasi sabuk Au-As-Ag regional dan metasomatisme karbonat. Kejadian lain termasuk di dalam tambang nikel yang dimodifikasi serupa di daerah Kambalda.

Struktur kristal

Sel satuan nikelin digunakan sebagai purwarupa kelas padatan dengan struktur kristal serupa. Ini terdiri dari atom arsenik dalam struktur heksagonal tertutup rapat terdistorsi dengan atom nikel di situs "oktahedral", yang dalam NiAs telah terdistorsi menjadi prismatik trigonal.[5] Senyawa yang mengadopsi struktur NiAs umumnya adalah kalkogenida, arsenida, antimonida dan bismutida dari logam transisi.

250px-Nickel-arsenide-3D-unit-cell.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Struktur nikelin

Berikut ini adalah anggota grup nikelin:[6]

  • Acavalit [en]: FeSe
  • Breithauptit [en]: NiSb
  • Freboldit: CoSe
  • Kotulskit: Pd(Te,Bi)
  • Langistit: (Co,Ni)As
  • Nikelin: NiAs
  • Sobolevskit: Pd(Bi,Te)
  • Sudburit: (Pd,Ni)Sb

Kepentingan ekonomi

Nikelin jarang digunakan sebagai sumber nikel karena adanya arsenik, yang mengacaukan sebagian besar teknik peleburan dan penggilingan. Ketika endapan bijih nikel sulfida telah diubah untuk menghasilkan nikel, sering kali keberadaan arsen membuat bijih menjadi tidak ekonomis ketika konsentrasi As mencapai beberapa ratus bagian per juta. Namun demikian, bijih nikel yang mengandung arsenik dapat diolah dengan memadukannya dengan sumber bijih 'bersih', untuk menghasilkan bahan baku campuran yang dapat ditangani pabrik dan peleburan dengan rendemen yang dapat diterima.

Masalah utama untuk memperlakukan nikelin di pabrik nikel yang dibangun secara konvensional adalah massa jenis nikelin dibandingkan dengan pentlandit. Hal ini membuat bijih sulit diolah melalui teknik flotasi buih. Di dalam smelter itu sendiri, nikelin memberikan kontribusi terhadap tingginya kandungan arsenik yang membutuhkan pereaksi dan fluks tambahan untuk melepasnya dari logam nikel.

Referensi

  1. Chambers Twentieth Century Dictionary, p888, W&R Chambers Ltd, 1977.
  2. Weeks, Mary Elvira (1932). "The discovery of the elements: III. Some eighteenth-century metals". Journal of Chemical Education. 9 (1): 22. Bibcode:1932JChEd...9...22W. doi:10.1021/ed009p22.
  3. "International Mineralogical Association: Commission on New Minerals and Mineral Names" (PDF). Mineralogical Magazine. 38 (293): 102–105. 1971. Bibcode:1971MinM...38..102.. doi:10.1180/minmag.1971.038.293.14. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2018-06-13. Diakses tanggal 2020-04-07.
  4. Shriver and Atkins' Inorganic Chemistry (Edisi Fifth). New York: W. H. Freeman and Company. 2009. hlm. 383. ISBN 978-1-4292-1820-7.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan
  5. Inorganic Chemistry by Duward Shriver and Peter Atkins, 3rd Edition, W.H. Freeman and Company, 1999, pp.47,48.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan