Sabtu, 24 Oktober 2026
06:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Dibromin monoksida

Dibromin monoksida

senyawa kimia

Bagikan:
Dibromin monoksida
250px-Dibromine_monoxide.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Dibromine-monoxide-3D-vdW.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC
Dibromin monoksida
Nama IUPAC (sistematis)
Bromo hipobromit
Nama lain
Dibromin oksida
Bromin monoksida
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/Br2O/c1-3-2
    Key: HJCMMOODWZOXML-UHFFFAOYSA-N
  • O(Br)Br
Sifat
Br2O
Massa molar 175,807 g/mol
Penampilan Padatan berwarna cokelat tua
Titik lebur Terdekomposisi pada sekitar −17,5°C[1]
Senyawa terkait
Senyawa terkait
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Dibromin monoksida adalah sebuah senyawa anorganik dari bromin dan oksigen dengan rumus kimia Br2O. Senyawa ini memiliki wujud padatan berwarna cokelat tua yang stabil di bawah suhu −40 °C dan digunakan dalam reaksi brominasi.[1] Senyawa ini mirip dengan diklorin monoksida, senyawa monoksida dari tetangga halogennya yang berada satu periode lebih tinggi pada tabel periodik. Molekulnya bengkok, dengan simetri molekuler C2v. Panjang ikatan Br−O adalah 1,85 Å dan sudut ikatan Br−O−Br adalah 112°,[2][3] mirip dengan diklorin monoksida.

Reaksi

Dibromin monoksida dapat dibuat dengan mereaksikan uap bromin atau larutan bromin dalam karbon tetraklorida dengan raksa(II) oksida pada suhu rendah:[1][3]

2 Br2 + 2 HgO → HgBr2·HgO + Br2O

Senyawa ini juga dapat dibentuk melalui dekomposisi termal bromin dioksida[2] atau dengan mengalirkan arus listrik melalui campuran gas bromin dan oksigen dengan perbandingan 1:5.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 Perry, Dale L.; Phillips, Sidney L. (1995), Handbook of Inorganic Compounds, CRC Press, hlm. 74, ISBN 0-8493-8671-3, diakses tanggal 8 Juli 2025
  2. 1 2 Levason, William; Ogden, J. Steven; Spicer, Mark D.; Young, Nigel A. (Januari 1990). "Characterization of dibromine monoxide (Br2O) by bromine K-edge EXAFS and IR spectroscopy". Journal of the American Chemical Society. 112 (3): 1019–1022. doi:10.1021/ja00159a019.
  3. 1 2 3 Wiberg, Egon (2001). Wiberg, Nils (ed.). Inorganic chemistry (Edisi 1). San Diego, California: Academic Press. hlm. 464. ISBN 9780123526519.
Bilangan oksidasi campuran
Bilangan oksidasi +1
Bilangan oksidasi +2
Bilangan oksidasi +3
Bilangan oksidasi +4
Bilangan oksidasi +5
Bilangan oksidasi +6
Bilangan oksidasi +7
Bilangan oksidasi +8
Terkait
Senyawa oksida ini diurutkan berdasarkan bilangan oksidasi. Kategori:Oksida


Ikon rintisan

Artikel bertopik senyawa anorganik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan