Sabtu, 31 Oktober 2026
12:38 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Dekomposisi termal

dekomposisi kimiawi yang disebabkan oleh panas

Bagikan:
Untuk proses biologis, lihat Dekomposisi.

Dekomposisi termal, atau termolisis, adalah suatu dekomposisi kimiawi yang disebabkan oleh panas. Suhu dekomposisi suatu zat adalah suhu ketika zat tersebut terdekomposisi secara kimiawi.

Reaksi dalam dekomposisi termal biasanya bersifat endotermik karena panas diperlukan untuk memecah ikatan kimia dalam senyawa yang mengalami dekomposisi. Jika dekomposisi cukup eksotermik, lingkaran balikan positif tercipta menghasilkan pelarian termal dan mungkin menyebabkan terjadinya ledakan.

Contoh

CaCO3 → CaO + CO2
Reaksi ini digunakan untuk membuat kapur tohor, yang merupakan produk penting dalam industri.[4]
250px-Priestley_Joseph_pneumatic_trough.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peralatan yang digunakan Priestley dalam percobaannya pada gas
  • Ketika air dipanaskan hingga lebih dari 2000 °C, sebagian kecil dari air tersebut akan terurai menjadi OH, oksigen monoatomik, hidrogen monoatomik, O2, dan H2.[6][7]

Dekomposisi senyawa nitrat, nitrit dan amonium

Kemudahan terdekomposisi

Ketika logam berada dekat bagian bawah deret reaktivitas, senyawa tersebut secara umum terurai dengan mudah pada suhu tinggi. Hal ini karena ikatan kuat yang terbentuk antara tiap atomnya menuju bagian atas deret tersebut, serta ikatan kuat tidak mudah terpecah.[8] Misalnya, tembaga berada dekat bagian bawah deret reaktivitas, dan tembaga(II) sulfat (CuSO4), mulai terurai pada suhu sekitar 200 °C, bertambah cepat pada suhu yang lebih tinggi hingga sekitar 560 °C. Sebaliknya, kalium yang berada di bagian atas deret tersebut, serta kalium sulfat (K2SO4) tidak terurai pada titik lelehnya sekira 1069 °C, atau bahkan pada titik didihnya.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Clugston, Michael; Flemming, Rosalind (2000). Advanced Chemistry (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 290–91. ISBN 0-199-14633-0.
  2. ↑ Satterfield, Charles N.; Feakes, Frank (Maret 1959). "Kinetics of the thermal decomposition of calcium carbonate". AlChE Journal (dalam bahasa Inggris). 5 (1): 115–122. doi:10.1002/aic.690050124.
  3. ↑ Narsimhan, G. (1961). "Thermal decomposition of calcium carbonate". Chemical Engineering Science (dalam bahasa Inggris). 16 (1–2): 7–20. doi:10.1016/0009-2509(61)87002-4.
  4. ↑ Hills, A.W.D. (1968). "The mechanism of the thermal decomposition of calcium carbonate". Chemical Engineering Science (dalam bahasa Inggris). 23 (4): 297–320. doi:10.1016/0009-2509(68)87002-2.
  5. ↑ Almqvist, Ebbe (2003). History of Industrial Gases (dalam bahasa Inggris). Springer Science & Business Media. hlm. 23. ISBN 0-306-47277-5.
  6. ↑ Baykara, S (2004). "Hydrogen production by direct solar thermal decomposition of water, possibilities for improvement of process efficiency". International Journal of Hydrogen Energy (dalam bahasa Inggris). 29 (14): 1451–1458. doi:10.1016/j.ijhydene.2004.02.014.
  7. ↑ S. P. S. Badwal; et al. (2017). "Thermolysis—Thermal Decomposition of H2O, CO2, NH3, CH4". Dalam Uosaki, Kohei (ed.). Electrochemical Science for a Sustainable Society: A Tribute to John O’M Bockris (dalam bahasa Inggris). Springer. hlm. 248. ISBN 3-319-57310-1.{{cite book}}: Penggunaan et al. secara eksplisit dalam: |author=
  8. ↑ Jones, Alan V.; Clemmet, Mike; Higton, Avril; Golding, Elaine (1999). Access to Chemistry (dalam bahasa Inggris). Royal Society of Chemistry. hlm. 80. ISBN 0-854-04564-3.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan