Senin, 12 Oktober 2026
03:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Antimon trioksida

Antimon trioksida

senyawa kimia

Bagikan:
Antimon(III) oksida
Antimon(III) oksida
Nama
Nama IUPAC
Antimon(III) oksida
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
ECHA InfoCard Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Nomor EC
Nomor E Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
KEGG
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/3O.2Sb checkY
    Key: ADCOVFLJGNWWNZ-UHFFFAOYSA-N checkY
  • InChI=1/3O.2Sb/rO3Sb2/c1-4-3-5-2
    Key: ADCOVFLJGNWWNZ-VTKDZCJOAA
  • O=[Sb]O[Sb]=O
Sifat
Sb2O3
Massa molar 291.518 g/mol
Penampilan padat putih
Bau tidak berbau
Densitas 5.2 g/cm3, bentuk α
5.67 g/cm3 bentuk β
Titik lebur 656 °C (1.213 °F; 929 K)
Titik didih 1.425 °C (2.597 °F; 1.698 K)(menyublim)
Kelarutan larut dalam asam
-69.4·10−6 cm3/mol
Indeks bias (nD) 2.087, bentuk α
2.35, bentuk β
Struktur
kubik (α)<570 °C
ortorombik (β) >570 °C
piramidal
zero
Bahaya
Piktogram GHS GHS08: Bahaya Kesehatan[1]
Keterangan bahaya GHS {{{value}}}
H351[1]
P281[1]
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
7000 mg/kg, lewat mulut (tikus)
Batas imbas kesehatan AS (NIOSH):
PEL (yang diperbolehkan)
TWA 0.5 mg/m3 (sebagai Sb)[2]
REL (yang direkomendasikan)
TWA 0.5 mg/m3 (sebagai Sb)[2]
Senyawa terkait
Anion lain
Antimon trisulfida
Kation lainnya
Bismut trioksida
Senyawa terkait
Diantimon tetraoksida
Antimon pentoksida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
checkY verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Antimon(III) oksida adalah senyawa anorganik dengan rumus Sb2O3. Senyawa ini merupakan senyawa antimon yang paling dibutuhkan secara komersial. Pada tahun 2012, terdapat 130.000 ton antimon trioksida yang diproduksi di seluruh dunia.[3] Senyawa ini juga dapat ditemui di alam sebagai mineral valentinit dan senarmontit.[4] Seperti oksida polimerik lainnya, Sb2O3 larut dalam larutan berair lewat proses hidrolisis.

Produksi

Re-volatilisasi antimon(III) oksida mentah

Pertama-tama stibnit mentah dioksidasi dengan antimon(III) oksida mentah dengan menggunakan tunggu yang suhunya berkisar antara 500 hingga 1.000 °C. Reaksinya adalah sebagai berikut

2 Sb2S3 + 9 O2 → 2 Sb2O3 + 6 SO2

Kemudian antimon(III) oksida mentah dimurnikan lewat proses sublimasi.

Oksidasi logam antimon

Logam antimon dioksidasi menjadi antimon(III) oksida di dalam tungku. Reaksi ini bersifat eksotermik.

4 Sb + 3 O2 → 2 Sb2O3

Properti

Antimon(III) oksida merupakan senyawa yang bersifat amfoter. Senyawa ini dapat larut dalam larutan natrium hidroksida dan menghasilkan NaSbO2, yang dapat diisolasi sebagai trihidrat. Antimon(III) oksida juga larut dalam asam mineral yang terkonsentrasi dan menghasilkan garam mineral tersebut.[5] Jika direaksikan dengan asam nitrat, trioksida mengalami oksidasi menjadi antimon(V) oksida.[6]

Struktur

120px-Sb4O6-molecule-from-senarmontite-xtal-2004-3D-balls-B.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail250px-Antimony%28III%29-oxide-senarmontite-xtal-2004-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail250px-Antimony%28III%29-oxide-valentinite-xtal-2004-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sb4O6senarmontitvalentinit

Keamanan

Antimon(III) oksida diduga bersifat karsinogenik.[7] Batas yang ditetapkan untuk paparan di tempat kerja setiap harinya adalah 0.5 mg/m3.[8]
Tidak ada risiko kesehatan lain yang telah ditemukan untuk antimon(III) oksida.

Referensi

  1. 1 2 3 Record of Antimony trioxide dalam GESTIS Substance Database dari IFA, diakses tanggal 23 August 2017
  2. 1 2 NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards. "#0036". Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (NIOSH).
  3. ↑ "Archived copy" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2014-01-06. Diakses tanggal 2014-01-06.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  4. ↑ Greenwood, N. N.; & Earnshaw, A. (1997). Chemistry of the Elements (2nd Edn.), Oxford:Butterworth-Heinemann. ISBN0-7506-3365-4.
  5. ↑ Housecroft, C. E.; Sharpe, A. G. (2008). "Chapter 15: The group 15 elements". Inorganic Chemistry (Edisi 3rd). Pearson. hlm. 481. ISBN 978-0-13-175553-6.
  6. ↑ Patnaik, P. (2002). Handbook of Inorganic Chemicals. McGraw-Hill. hlm. 56. ISBN 0-07-049439-8.
  7. ↑ Grund, S. C.; Hanusch, K.; Breunig, H. J.; Wolf, H. U. (2005), "Antimony and Antimony Compounds", Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, Weinheim: Wiley-VCH, doi:10.1002/14356007.a03_055.pub2{{citation}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |authors=
  8. ↑ Newton, P. E.; Schroeder, R. E.; Zwick, L.; Serex, T. (2004). "Inhalation Developmental Toxicity Studies In Rats With Antimony(III) oxide (Sb2O3)". Toxicologist. 78 (1-S): 38.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Antimon trioksida.
Bilangan oksidasi campuran
Bilangan oksidasi +1
Bilangan oksidasi +2
Bilangan oksidasi +3
Bilangan oksidasi +4
Bilangan oksidasi +5
Bilangan oksidasi +6
Bilangan oksidasi +7
Bilangan oksidasi +8
Terkait
Senyawa oksida ini diurutkan berdasarkan bilangan oksidasi. Kategori:Oksida
Ikon rintisan

Artikel bertopik senyawa kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan