| Nama | |
|---|---|
| Nama lain
Vanadium seskuioksida Vanadi oksida | |
| Penanda | |
Model 3D (JSmol) |
|
| Nomor EC | |
PubChem CID |
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
| UNII | |
CompTox Dashboard (EPA) |
|
| |
| Sifat | |
| V2O3 | |
| Massa molar | 149,881 g/mol |
| Penampilan | Bubuk hitam |
| Densitas | 4,87 g/cm3 |
| Titik lebur | 1.940 °C (3.520 °F; 2.210 K) |
| Kelarutan dalam pelarut lain | Tak larut |
| +1976,0·10−6 cm3/mol | |
| Struktur[1] | |
| Korundum, hR30 | |
| R3c (No. 167) | |
a = 547 pm α = 53,74°, β = 90°, γ = 90° | |
| Termokimia | |
| Entropi molar standar (S |
98,07 J/mol·K [2] |
| Entalpi pembentukan standar (ΔfH |
−1218,800 kJ/mol [2] |
| Energi bebas Gibbs (ΔfG) | −1139,052 kJ/mol [2] |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Vanadium(III) oksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia V2O3. Senyawa ini memiliki wujud padatan berwarna hitam yang dibuat dengan mereduksi V2O5 dengan hidrogen atau karbon monoksida.[3][4] Senyawa ini merupakan oksida basa yang larut dalam asam menghasilkan larutan kompleks vanadium(III).[4] V2O3 memiliki struktur korundum.[4] Senyawa ini bersifat antiferomagnetik dengan suhu kritis 160 K. Di bawah suhu tersebut, terjadi perubahan konduktivitas secara tiba-tiba dari logam menjadi insulasi.[5] Hal ini juga mengubah struktur kristalnya menjadi grup ruang monoklinik: C2/c.[1]
Setelah terpapar udara, senyawa ini secara bertahap akan berubah menjadi V2O4 yang berwarna nila kebiruan.[5]
Di alam, senyawa ini ditemukan sebagai mineral langka karelianit.[6]
Referensi
- 1 2 Shvets, Petr; Dikaya, Olga; Maksimova, Ksenia; Goikhman, Alexander (15 Mei 2019). "A review of Raman spectroscopy of vanadium oxides". Journal of Raman Spectroscopy. 50 (8). Wiley: 1226–1244. Bibcode:2019JRSp...50.1226S. doi:10.1002/jrs.5616. ISSN 0377-0486. S2CID 182370875.
- 1 2 3 R. Robie, B. Hemingway, and J. Fisher, “Thermodynamic Properties of Minerals and Related Substances at 298.15K and 1bar Pressure and at Higher Temperatures,” US Geol. Surv., vol. 1452, 1978.
- ↑ Handbook of Preparative Inorganic Chemistry, 2nd Ed. Disunting oleh G. Brauer, Academic Press, 1963, NY. Vol. 1. hlm. 1267.
- 1 2 3 Greenwood, Norman N.; Earnshaw, A. (1997), Chemistry of the Elements (Edisi 2), Oxford: Butterworth-Heinemann, ISBN 0-7506-3365-4
{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) - 1 2 E.M. Page, S.A.Wass (1994), Vanadium: Inorganic and Coordination chemistry, Encyclopedia of Inorganic Chemistry, John Wiley & Sons, ISBN0-471-93620-0
- ↑ "Karelianite". www.mindat.org.
| Vanadium(0) | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Vanadium(II) | |||||
| Vanadium(III) |
| ||||
| Vanadium(IV) |
| ||||
| Vanadium(V) |
| ||||