Minggu, 20 September 2026
17:48 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Simbol Pearson

Simbol Pearson, atau notasi Pearson, digunakan dalam kristalografi untuk menggambarkan struktur kristal, dan berasal dari W.B. Pearson.[1] Simbol ini terdiri dari dua huruf yang diikuti oleh sebuah angka. Sebagai contoh:

  • Struktur intan, cF8
  • Struktur rutil, tP6

Kedua huruf (huruf miring) pada contoh di atas menentukan kisi Bravais. Huruf huruf kecil menentukan keluarga kristal, dan huruf besar menunjukkan tipe keterpusatan. Angka pada akhir simbol Pearson memberi jumlah atom pada sel satuan.[2]

Keluarga kristal
atriklinik = anortik
mmonoklinik
oortorombik
ttetragonal
hheksagonal
ckubik
Tipe keterpusatan + jumlah terjemahan titik ekivalen
PPrimitif1
S,A,B,CBerpusat satu sisi/muka2
IBerpusat badan (dari innenzentriert (Jerman))[3]2
RBerpusat rombohedral (lihat di bawah)3
FSeluruh muka terpusat4

Huruf A, B dan C awalnya digunakan sebelum S. Saat pusat muka memotong sumbu-X, kisi Bravaisnya disebut berpusat-A. Dalam anologi tersebut, jika pusat muka memotong sumbu-Y atau -Z, akan didapat kisi Bravais berpusat-B atau -C, berturut-turut.[3]

Keempat belas kisi Bravais yang mungkin diidentifikasi oleh dua huruf pertama:

Keluarga kristalSimbol kisiHuruf simbol Pearson
TriklinikPaP
MonoklinikPmP
SmS
OrtorombikPoP
SoS
FoF
IoI
TetragonalPtP
ItI
HeksagonalPhP
RhR
KubikPcP
FcF
IcI

Simbol Pearson dan grup ruang

Simbol Pearson tidak secara unik mengidentifikasi grup ruang dari struktur kristal, misalnya struktur NaCl, (kelompok ruang Fm3m) dan intan (kelompok ruang Fd3m) memiliki simbol Pearson yang sama cF8.[4]

Kebingungan juga muncul dalam kisi rombohedral yang secara alternatif digambarkan dalam heksagonal terpusat (a = b, c, α = β = 90º, γ = 120º) atau pengaturan rombohedral primitif. (a=b=c, α=β=γ) setting. Pengaturan heksagonal yang lebih umum digunakan memiliki 3 terjemahan titik ekivalen per satuan sel. Simbol Pearson mengacu pada pengaturan heksagonal dalam kode hurufnya (hR) tetapi gambar berikut memberikan jumlah terjemahan titik ekivalen dalam pengaturan rombohedral primitif. Sebagai contoh: hR1 dan hR2 digunakan untuk menentukan struktur Hg dan Bi masing-masing.[5]

Simbol Pearson hanya boleh digunakan untuk menunjukkan struktur sederhana (elemen, beberapa senyawa biner) di mana jumlah atom per satuan selnya sama, idealnya, adalah jumlah terjemahan titik ekivalen.

Lihat pula

Referensi

  1. W.B. Pearson, A Handbook of Lattice Spacings and Structures of Metals and Alloys,Vol. 2, Pergamon Press, Oxford, 1967
  2. Nomenclature of Inorganic Chemistry IUPAC Recommendations 2005; IR-3.4.4, pp.49-51; IR-11.5, pp.241-242
  3. 1 2 page 124 in chapter 3. Crystallography: Internal order and symmetry in Cornelius Klein & Cornelius S. Hurlbut, Jr.: Manual of Mineralogy, 21st edition, 1993, John Wiley & Sons, Inc., ISBN 0-471-59955-7
  4. Hubbard, C.R.; Calvert, L.D. (1981). "The Pearson Symbol". Bulletin of Alloy Phase Diagrams. 2 (153). doi:10.1007/BF02881453.
  5. Ferro, R.; Girgis, K. (1990). "Unifying the Pearson symbol in rhombohedral structure types". Journal of the Less Common Metals. doi:10.1016/0022-5088(90)90073-S.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |Issue= diabaikan (|issue= disarankan); Parameter tidak dikenal |Pages= diabaikan (|pages= disarankan); Parameter tidak dikenal |Volume= diabaikan (|volume= disarankan)Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan