Senin, 21 September 2026
19:37 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Ningyo

Ningyo

330px-Hokusai_Marmaid.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan ningyo karya Hokusai.
250px-SekienNingyo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ningyo dari Konjaku Hyakki Shūi karya Toriyama Sekien.
Artikel ini berisi tentang makhluk dalam mitologi Jepang. Untuk ningyō (boneka Jepang), lihat boneka tradisional Jepang.

Ningyo (人魚, secara harfiah berarti "manusia ikan", sering kali diterjemahkan sebagai "putri duyung") adalah makhluk mirip ikan dalam cerita rakyat Jepang. Menurut cerita, ia digambarkan sebagai sosok bermulut mirip monyet, bergigi kecil seperti ikan, sisik keemasan mengkilap, dan bersuara nyaring seperti burung alauda atau seperti seruling. Dagingnya terasa enak, dan siapa pun yang memakannya akan memperoleh umur panjang. Bagaimanapun, konon penangkapan ningyo dipercaya dapat mendatangkan badai dan kemalangan, sehingga nelayan yang menangkapnya harus mengembalikannya ke lautan. Seekor ningyo yang terdampar di pantai dipercaya sebagai pertanda akan adanya perang atau malapetaka.

Yao Bikuni

Salah satu kisah yang menceritakan ningyo berjudul Yao Bikuni (八百比丘尼, "Bhiksuni [umur] delapan ratus [tahun]") atau Happyaku Bikuni. Kisah tersebut diawali dengan seorang nelayan di Provinsi Wakasa yang menangkap seekor ikan yang tak lazim. Sepanjang pengalamannya dalam menangkap ikan, ia belum pernah melihat ikan seperti itu. Ia mengundang teman-temannya untuk mencicipi daging ikan tersebut.

Salah satu tamu mengintip ke dapur. Ia menyaksikan bahwa ikan tersebut berkepala manusia, sehingga ia memperingati tamu yang lain untuk tidak memakannya. Ketika sang nelayan selesai memasak dan menawarkan daging ningyo bakar kepada para tamunya, secara diam-diam mereka membungkusnya dengan kertas dan menyembunyikannya agar dapat dibuang dalam perjalanan pulang.

Seorang tamu yang mabuk akibat minum sake, lupa membuang daging ikan tersebut. Orang tersebut memiliki seorang putri yang mengharapkan oleh-oleh darinya. Karena telanjur mabuk, ia memberikan daging tersebut kepada putrinya. Saat menyadari tindakannya, ia segera mencegah putrinya memakan daging tersebut karena diduga dapat meracuni orang yang memakannya, tetapi tindakannya terlambat karena putrinya telanjur memakan daging itu sampai habis. Setelah itu, tidak ada gejala buruk yang terjadi sehingga ia tidak cemas lagi.

Bertahun-tahun kemudian, putrinya yang sudah dewasa akhirnya menikah. Setelah menikah, ia seperti tidak mengalami proses penuaan lagi; wajahnya tetap awet muda sementara suaminya mengalami penuaan lalu meninggal dunia. Setelah awet muda selama bertahun-tahun dan berulang kali menjadi janda, ia memutuskan untuk menjadi bhiksuni dan berkelana ke berbagai negeri. Akhirnya ia kembali ke kampung halamannya di Wakasa, dan meninggal di sana saat mencapai umur 800 tahun.

Ningyo dalam budaya populer

  • Manusia ikan (魚人, Gyojin), sering kali dikelirukan sebagai Mermen (duyung jantan), adalah suatu ras yang muncul sepanjang seri manga One Piece. Mereka tampak mirip manusia dengan ciri ikan dan jelas terinspirasi dari ningyo. Kanji manusia ikan ditulis seperti ningyo tetapi posisi hurufnya ditukar (人魚, Ningyo -> 魚人, Gyojin). Manusia laut (人魚, Ningyo) juga muncul dalam seri tersebut. Mereka hidup lebih damai daripada manusia ikan dan—seperti putri duyung dalam cerita rakyat—tubuh mereka dari pinggang ke bawah berwujud ikan.
  • Seri manga/anime Mermaid's Scar dan Mermaid Forest karya Rumiko Takahashi berdasarkan mitos Happyaku Bikuni, di mana tokoh utamanya menjadi abadi setelah memakan daging duyung.

Catatan kaki

Referensi


Cerita rakyat
Utamaro Yama-uba dan Kintaro
Koleksi naskah
Makhluk legenda
Folkloris
Ikon rintisan

Artikel bertopik Mitologi atau cerita rakyat Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan