Selasa, 22 September 2026
06:45 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Anjing rakun jepang

Anjing rakun jepang

Spesies canidae asli Asia Timur

Untuk folklor Jepang, lihat Bake-danuki.
Anjing rakun jepang
250px-Tanuki_in_Higashiyama_Zoo_-_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Higashiyama Zoo and Botanical Gardens
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Carnivora
Famili: Canidae
Genus: Nyctereutes
Spesies:
N. viverrinus
Nama binomial
Nyctereutes viverrinus
(Temminck, 1838)
Sinonim
  • Nyctereutes procyonoides viverrinus
250px-Tanuki01_960.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dua ekor anjing rakun

Anjing rakun jepang (Nyctereutes viverrinus), atau tanuki, adalah sebuah spesies dalam Caninae yang endemik ke Jepang.[1] Spesies ini menjadi salah satu dari dua spesies dalam genus Nyctereutes, bersamaan dengan anjing rakun biasa (N. procyonoides).[2] Beberapa ahli menganggap anjing rakun jepang sebagai subspesies dari anjing rakun biasa.

Anjing rakun jepang memiliki perut yang lebih kecil dan bulu yang lebih pendek dari pada anjing rakun biasa.[3] Dapat ditemukan individu berbulu putih, tetapi langka.[4] Di dataran utama Jepang, albinisme okulokutan disebabkan oleh mutasi pada ekson ketiga dan kelima dari urutan nukleotida TYR, yang berperan dalam pigmentasi melanin.[5] Hewan ini nokturnal.[6]

Tanuki digambarkan dalam cerita rakyat Jepang sebagai makhluk yang nakal, kocak, riang gembira, serta pandai menyamar dan berubah bentuk. Cerita rakyat berjudul Periuk Bunbuku dan Gunung Kachi-kachi menampilkan Tanuki sebagai tokoh utama.

Referensi

  1. "Nyctereutes procyonoides viverrinus". Integrated Taxonomic Information System. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Oktober 2017. Diakses tanggal 25 Juni 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Kim, Sang-In; Oshida, Tatsuo; Lee, Hang; Min, Mi-Sook; Kimura, Junpei (2015). "Evolutionary and biogeographical implications of variation in skull morphology of raccoon dogs (Nyctereutes procyonoides, Mammalia: Carnivora)" (PDF). Biological Journal of the Linnean Society (dalam bahasa Inggris). 116 (4): 856–872. doi:10.1111/bij.12629. ISSN 1095-8312.
  3. Sillero-Zubiri, Claudio; Hoffmann, Michael; Macdonald, David W. (2004). Canids: Foxes, Wolves, Jackals, and Dogs – Status Survey and Conservation Action Plan. Gland, Switzerland and Cambridge, UK: IUCN. hlm. 136. ISBN 978-2-8317-0786-0.
  4. "Rare white raccoon dog caught". The Japan Times. 18 Oktober 2013. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Agustus 2021. Diakses tanggal 17 Agustus 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. Mae, Y.; Nagara, K.; Miyazaki, M.; Katsura, Y.; Enomoto, Y.; Koga, A. (2020). "Complex intragene deletion leads to oculocutaneous albinism in tanuki (Japanese raccoon dog)". Genome. 63 (10): 517–523. doi:10.1139/gen-2020-0049. PMID 32783776.
  6. Ward, O. G.; Wurster-Hill, D. H. (1989-05-25). "Ecological Studies of Japanese Raccoon Dogs, Nyctereutes procyonoides viverrinus". Journal of Mammalogy (dalam bahasa Inggris). 70 (2): 330–334. doi:10.2307/1381515. ISSN 1545-1542. JSTOR 1381515.
Spesies Carnivora yang masih hidup
Prionodon (Linsang asiatik)
Felidae (kucing)
Pantherinae
Neofelis
Panthera
Felinae sensu stricto
Garis keturunan
kucing merah
Pardofelis
Catopuma
Garis keturunan
karakal
Caracal
Leopardus
Lynx
Garis keturunan
puma
Acinonyx
Puma
Garis keturunan
kucing kuwuk
Prionailurus
Felis
Viverroidea
    • lihat dibawah↓
Hemigalinae
Paradoxurinae
Paradoxurus

Viverrinae
sensu lato
Viverrinae
sensu stricto
Viverra
Genettinae
Poiana
(African linsangs)
Genetta
(Rabah)
Herpestoidea
    • see below↓
Hyaenidae
(hyena)
Proteles
Hyaeninae
(hyena penghancur tulang)
Crocuta
Herpestidae sensu lato
Eupleridae
(Malagasy
carnivorans)
Euplerinae
(Malagasy civets)
Eupleres (falanoucs)
Galidiinae
(vontsira)
Galidictis
Salanoia
Herpestidae sensu stricto (mongooses)
Suricata
Mungos
Helogale
Crossarchus
(kusimanse)
Urva
(garangan asia)
Bdeogale
Herpestes
(slender mongooses)
Canidae (anjing)
Urocyon
Vulpini
Nyctereutes
Vulpes
(rubah)
Canini
(anjing sejati)
Cerdocyonina
(zorro)
Speothos
Lycalopex
Canina
(canid mirip serigala)
Lupulella
Canis
Ursidae
(beruang)
Ailuropoda
Tremarctos
Ursinae
Ursus
Mustelida
Pinnipedia (anjing laut)
    • lihat dibawah↓
Musteloidea
    • lihat dibawah↓
Odobenidae

Otariidae
(anjing laut bertelinga:
anjing laut bulu,
singa laut)
Callorhinus
Otariinae
Zalophus
Neophoca
Arctocephalus
Phocidae
(Anjing laut nirtelinga
atau anjing laut sejati)
Phocinae
("anjing laut utara")
Phocini
Phoca
Pusa
Monachinae
("southern seals")
Monachini
(anjing laut rahib)
Neomonachus
Mirounga
(anjing laut gajah)
Lobodontini
(anjing laut antarktik)
Ailuridae
Mephitidae
(sigung)
Conepatus
(sigung hidung-babi)
Mephitis
Mydaus
([teledu sigung)
Spilogale
(sigung tutul)
Procyonidae
Bassariscus
Procyon
(rakun)
Bassaricyon
(olingo)
Nasuina
(koati)
Nasua
Nasuella
Mustelidae
    • lihat dibawah↓
Mellivora
Melinae
(Teledu eurasia)
Arctonyx
Meles
Melogale
(biul)
Guloninae
Pekania
Gulo
Martes
(amunin)
Ictonychinae
Lyncodontini
Galictis
(grison)
Ictonychini
(Cerpelai afrika)
Vormela
Ictonyx
Lutrinae
(berang-berang)
Lontra
Enhydra
Lutra
Lutrogale
Aonyx
Mustelinae
Neogale
Mustela
(cerpelai)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan