Jumat, 06 November 2026
21:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Culpeo

Culpeo

Bagikan:
Culpeo
250px-Culpeo_%28Lycalopex_culpaeus_culpaeus%29_Lo_Barnechea_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Culpeo di Pegunungan Andes, Chili
CITES Apendiks II (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Carnivora
Famili: Canidae
Genus: Lycalopex
Spesies:
L. culpaeus
Nama binomial
Lycalopex culpaeus
(Molina, 1782)
Culpeo_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Daerah sebaran Culpeo

Culpeo (Lycalopex culpaeus), atau yang juga dikenal sebagai zorro culpeo, zorro andes, rubah andes, rubah paramo,[3] serigala andes[4] atau rubah colpeo,[4] adalah sebuah spesies rubah amerika selatan. Meski namanya demikian, rubah ini bukan rubah sejati, tetapi lebih berkerabat dekat dengan serigala dan jakal. Perawakannya mirip rubah karena evolusi konvergen.

Makanan culpeo sebagian besar terdiri dari hewan pengerat, kelinci, burung dan kadal, dan dalam jumlah yang lebih kecil, juga material tumbuhan dan bangkai hewan. Mereka barangkali memakan flamingo andes dan bayi vicuña. Culpeo biasa diburu atau diracun karena terkadang menyerang kambing.[5] Pada beberapa wilayah, culpeo menjadi langka, tetapi secara keseluruhan spesiesnya tidak terancam kepunahan.

Spesies ini didomestikasikan oleh Orang Selk'nam di Tierra del Fuego, menghasilkan Anjing fuego yang punah pada akhri abad ke-19 atau awal abad ke-20.[6]

Referensi

  1. ↑ Lucherini, M. (2016). "Lycalopex culpaeus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T6929A85324366. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T6929A85324366.en. Diakses tanggal 12 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
  3. ↑ Guntiñas, Marta; Lozano, Jorge; Cisneros, Rodrigo; Llorente, Esther; Malo, Aurelio F. (2021). "Ecology of the culpeo (Lycalopex culpaeus): a synthesis of existing knowledge". Hystrix: The Italian Journal of Mammalogy. 32 (1): 5–17. doi:10.4404/hystrix-00388-2020.
  4. 1 2 Comparative ecology of two South American foxes, 'Dusicvon ariseus' and 'Culpaeus' by Warren E. Johnson. Doctoral dissertation. Iowa State University; 1992. p2. Accessed July 10, 2021 at https://lib.dr.iastate.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=11006&context=rtd
  5. ↑ Macdonald, David Whyte; Claudio Sillero-Zubiri (2004). The Biology and Conservation of Wild Canids. Oxford University Press. ISBN 978-0-19-851555-5.
  6. ↑ Petrigh, Romina S.; Fugassa, Martin H. (Desember 13, 2013). "Molecular identification of a Fuegian dog belonging to the Fagnano Regional Museum ethnographic collection, Tierra del Fuego" (PDF). Quaternary International. 317: 14–18. Bibcode:2013QuInt.317...14P. doi:10.1016/j.quaint.2013.07.030. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal Desember 20, 2016. Diakses tanggal September 2, 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Spesies Carnivora yang masih hidup
Prionodon (Linsang asiatik)
Felidae (kucing)
Pantherinae
Neofelis
Panthera
Felinae sensu stricto
Garis keturunan
kucing merah
Pardofelis
Catopuma
Garis keturunan
karakal
Caracal
Leopardus
Lynx
Garis keturunan
puma
Acinonyx
Puma
Garis keturunan
kucing kuwuk
Prionailurus
Felis
Viverroidea
    • lihat dibawah↓
Hemigalinae
Paradoxurinae
Paradoxurus

Viverrinae
sensu lato
Viverrinae
sensu stricto
Viverra
Genettinae
Poiana
(African linsangs)
Genetta
(Rabah)
Herpestoidea
    • see below↓
Hyaenidae
(hyena)
Proteles
Hyaeninae
(hyena penghancur tulang)
Crocuta
Herpestidae sensu lato
Eupleridae
(Malagasy
carnivorans)
Euplerinae
(Malagasy civets)
Eupleres (falanoucs)
Galidiinae
(vontsira)
Galidictis
Salanoia
Herpestidae sensu stricto (mongooses)
Suricata
Mungos
Helogale
Crossarchus
(kusimanse)
Urva
(garangan asia)
Bdeogale
Herpestes
(slender mongooses)
Canidae (anjing)
Urocyon
Vulpini
Nyctereutes
Vulpes
(rubah)
Canini
(anjing sejati)
Cerdocyonina
(zorro)
Speothos
Lycalopex
Canina
(canid mirip serigala)
Lupulella
Canis
Ursidae
(beruang)
Ailuropoda
Tremarctos
Ursinae
Ursus
Mustelida
Pinnipedia (anjing laut)
    • lihat dibawah↓
Musteloidea
    • lihat dibawah↓
Odobenidae

Otariidae
(anjing laut bertelinga:
anjing laut bulu,
singa laut)
Callorhinus
Otariinae
Zalophus
Neophoca
Arctocephalus
Phocidae
(Anjing laut nirtelinga
atau anjing laut sejati)
Phocinae
("anjing laut utara")
Phocini
Phoca
Pusa
Monachinae
("southern seals")
Monachini
(anjing laut rahib)
Neomonachus
Mirounga
(anjing laut gajah)
Lobodontini
(anjing laut antarktik)
Ailuridae
Mephitidae
(sigung)
Conepatus
(sigung hidung-babi)
Mephitis
Mydaus
([teledu sigung)
Spilogale
(sigung tutul)
Procyonidae
Bassariscus
Procyon
(rakun)
Bassaricyon
(olingo)
Nasuina
(koati)
Nasua
Nasuella
Mustelidae
    • lihat dibawah↓
Mellivora
Melinae
(Teledu eurasia)
Arctonyx
Meles
Melogale
(biul)
Guloninae
Pekania
Gulo
Martes
(amunin)
Ictonychinae
Lyncodontini
Galictis
(grison)
Ictonychini
(Cerpelai afrika)
Vormela
Ictonyx
Lutrinae
(berang-berang)
Lontra
Enhydra
Lutra
Lutrogale
Aonyx
Mustelinae
Neogale
Mustela
(cerpelai)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan