Minggu, 20 September 2026
17:59 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Musang sulawesi

Musang sulawesi

fauna endemik dari Sulawesi, Indonesia

Musang sulawesi
250px-Macrogalidia_musschenbroekii.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Macrogalidia

Spesies:
M. musschenbroekii
Nama binomial
Macrogalidia musschenbroekii
250px-Sulawesi_Palm_Civet_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penyebaran musang sulawesi
Artikel takson sembarang

Musang sulawesi (Macrogalidia musschenbroekii) adalah musang yang sedikit diketahui dan endemis di Sulawesi. Hewan ini didaftarkan sebagai spesies rentan oleh International Union for Conservation of Nature karena penurunan populasi yang diperkirakan lebih dari 30% selama 3 generasi terakhir (dicurigai selama 15 tahun) yang diduga akibat kerusakan habitat dan degradasi lingkungan..[1]

Macrogalidia adalah genus monospesifik.[2]

Karakteristik

Musang sulawesi memiliki lapisan tipis dan pendek berwarna kastanye cokelat muda dengan sejumlah campuran bulu halus. Bagian tubuh bawahnya beragam dari kuning kemerahan hingga putih; dadanya sedikit berwarna kemerahan. Ada sepasang garis membujur yang tak jelas dan beberapa titik gelap di bagian tersembunyi di punggung. Cambangnya bercampur antara cokelat dan putih. Ekornya ditandai dengan cincin gelap dan cokelat muda yang berselang-seling, yang tidak dapat dibedakan di permukaan bawah, dan lenyap menuju ujung yang gelap. Panjang kepala dan tubuhnya sekitar 35 in (89 cm) dengan ekor sepanjang 25 in (64 cm). Tengkorak dengan palatum durum banyak terbentuk ke belakang, tetapi sebaliknya menyerupai Paradoxurus hermaphroditus. Giginya berbeda dari semua spesies Paradoxurus karena 2 seri pipinya sejajar daripada divergen luas ke arah belakang.[3]

Distribusi dan habitat

Musang sulawesi tercatat berada di hutan dataran rendah, hutan montane atas dan bawah, semak belukar dan dekat pertanian.[4] Mereka tampak lebih umum di hutan daripada di daerah pertanian. Meskipun tampaknya generalis sehingga mungkin dapat mentoleransi beberapa derajat habitat yang terganggu, tidak ada bukti yang baik bila populasi itu dapat bertahan tanpa hutan lebat.[5]

Ekologi dan perilaku

Musang sulawesi adalah omnivora yang memakan mamalia kecil, buah, dan rumput. Kadang-kadang, musang sulawesi memakan burung dan hewan pertanian. Kisaran tempat tinggalnya diperkirakan sekitar 150 ha (0,58 sq mi).[5]

Rujukan

  1. 1 2 "Macrogalidia musschenbroekii". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.2. International Union for Conservation of Nature. 2008.{{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan
  2. Wozencraft, W. C. (2005-11-16). Wilson, D. E., and Reeder, D. M. (eds) (ed.). Mammal Species of the World (Edisi 3rd edition). Johns Hopkins University Press. hlm. 550. ISBN 0-8018-8221-4.{{cite book}}: |edition= memiliki teks tambahan; |editor= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link)
  3. Lydekker, R. (1896). A Hand-book to the Carnivora, Part I. Cats, Civets, and Mungooses. Edward Lloyd, Limited, London
  4. Wemmer, C. and Watling, D. (1986). Ecology and status of the Sulawesi palm civet. Biological Conservation 35: 1–17.
  5. 1 2 Lee, R. J., Riley, J., Hunowu, I. and Maneasa, E. (2003). The Sulawesi palm civet: Expanded distribution of a little known endemic viverrid. Oryx 37: 378–381.

Pranala luar

Wikispecies mempunyai informasi mengenai Macrogalidia.
Spesies Carnivora yang masih hidup
Prionodon (Linsang asiatik)
Felidae (kucing)
Pantherinae
Neofelis
Panthera
Felinae sensu stricto
Garis keturunan
kucing merah
Pardofelis
Catopuma
Garis keturunan
karakal
Caracal
Leopardus
Lynx
Garis keturunan
puma
Acinonyx
Puma
Garis keturunan
kucing kuwuk
Prionailurus
Felis
Viverroidea
    • lihat dibawah↓
Hemigalinae
Paradoxurinae
Paradoxurus

Viverrinae
sensu lato
Viverrinae
sensu stricto
Viverra
Genettinae
Poiana
(African linsangs)
Genetta
(Rabah)
Herpestoidea
    • see below↓
Hyaenidae
(hyena)
Proteles
Hyaeninae
(hyena penghancur tulang)
Crocuta
Herpestidae sensu lato
Eupleridae
(Malagasy
carnivorans)
Euplerinae
(Malagasy civets)
Eupleres (falanoucs)
Galidiinae
(vontsira)
Galidictis
Salanoia
Herpestidae sensu stricto (mongooses)
Suricata
Mungos
Helogale
Crossarchus
(kusimanse)
Urva
(garangan asia)
Bdeogale
Herpestes
(slender mongooses)
Canidae (anjing)
Urocyon
Vulpini
Nyctereutes
Vulpes
(rubah)
Canini
(anjing sejati)
Cerdocyonina
(zorro)
Speothos
Lycalopex
Canina
(canid mirip serigala)
Lupulella
Canis
Ursidae
(beruang)
Ailuropoda
Tremarctos
Ursinae
Ursus
Mustelida
Pinnipedia (anjing laut)
    • lihat dibawah↓
Musteloidea
    • lihat dibawah↓
Odobenidae

Otariidae
(anjing laut bertelinga:
anjing laut bulu,
singa laut)
Callorhinus
Otariinae
Zalophus
Neophoca
Arctocephalus
Phocidae
(Anjing laut nirtelinga
atau anjing laut sejati)
Phocinae
("anjing laut utara")
Phocini
Phoca
Pusa
Monachinae
("southern seals")
Monachini
(anjing laut rahib)
Neomonachus
Mirounga
(anjing laut gajah)
Lobodontini
(anjing laut antarktik)
Ailuridae
Mephitidae
(sigung)
Conepatus
(sigung hidung-babi)
Mephitis
Mydaus
([teledu sigung)
Spilogale
(sigung tutul)
Procyonidae
Bassariscus
Procyon
(rakun)
Bassaricyon
(olingo)
Nasuina
(koati)
Nasua
Nasuella
Mustelidae
    • lihat dibawah↓
Mellivora
Melinae
(Teledu eurasia)
Arctonyx
Meles
Melogale
(biul)
Guloninae
Pekania
Gulo
Martes
(amunin)
Ictonychinae
Lyncodontini
Galictis
(grison)
Ictonychini
(Cerpelai afrika)
Vormela
Ictonyx
Lutrinae
(berang-berang)
Lontra
Enhydra
Lutra
Lutrogale
Aonyx
Mustelinae
Neogale
Mustela
(cerpelai)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan