Jumat, 25 September 2026
13:13 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Musang air

Musang air

Musang air
250px-Stavenn_Otter_Civet_%28Cynogale_bennettii%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
CITES Apendiks II (CITES)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Carnivora
Subordo: Feliformia
Famili: Viverridae
Genus: Cynogale
Gray, 1836[2]
Spesies:
C. bennettii
Nama binomial
Cynogale bennettii
Gray, 1836[2]
250px-Otter_Civet_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daerah sebaran musang air

Musang air (Cynogale bennettii) adalah sejenis musang semi-akuatik yang ditemukan di hutan, terutama di dataran rendah, daerah dekat sungai dan lahan berawa-rawa.

Habitat

Populasi musang air yang utama adalah di Semenanjung Thai-Malaya, Sumatra, dan Kalimantan. Populasi lainnya, yang dikenali melalui sebuah spesimen saja, terdapat di Vietnam utara (dengan kemungkinan - tetapi belum dikonfirmasi - keberadaannya berdasarkan laporan-laporan pada wilayah yang bersebelahan di Thailand dan Yunnan, Cina). Populasi dari spesies terakhir ini kadang-kadang dianggap sebagai spesies yang terpisah, yang disebut musang lowe (Lowe's Otter, C. lowei), yang dalam hal ini nama umum dari C. bennettii kemudian dimodifikasi menjadi musang air sunda (Sunda Otter Civet), sebagai referensi atas distribusinya yang sepenuhnya di Paparan Sunda.

Adaptasi

Musang air memiliki beberapa bentuk adaptasi terhadap habitatnya, antara lain mulut yang lebar dan kaki berselaput dengan alas kaki telanjang dan cakar yang panjang. Moncong hewan ini berbentuk panjang dan memiliki banyak kumis yang panjang pula.

Musang air adalah spesies nokturnal yang memperoleh sebagian besar makanannya di air, yaitu ikan, kepiting, dan moluska air tawar. Ia dapat pula memanjat pohon sehingga juga memangsa burung dan buah-buahan. Mengingat kelangkaan dan kebiasaannya yang senang bersembunyi, hewan ini termasuk kategori spesies-spesies yang kurang dipelajari. Ia termasuk dalam daftar spesies terancam menurut IUCN.

Referensi

Wikispecies mempunyai informasi mengenai Cynogale bennettii.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cynogale bennettii.
Spesies Carnivora yang masih hidup
Prionodon (Linsang asiatik)
Felidae (kucing)
Pantherinae
Neofelis
Panthera
Felinae sensu stricto
Garis keturunan
kucing merah
Pardofelis
Catopuma
Garis keturunan
karakal
Caracal
Leopardus
Lynx
Garis keturunan
puma
Acinonyx
Puma
Garis keturunan
kucing kuwuk
Prionailurus
Felis
Viverroidea
    • lihat dibawah↓
Hemigalinae
Paradoxurinae
Paradoxurus

Viverrinae
sensu lato
Viverrinae
sensu stricto
Viverra
Genettinae
Poiana
(African linsangs)
Genetta
(Rabah)
Herpestoidea
    • see below↓
Hyaenidae
(hyena)
Proteles
Hyaeninae
(hyena penghancur tulang)
Crocuta
Herpestidae sensu lato
Eupleridae
(Malagasy
carnivorans)
Euplerinae
(Malagasy civets)
Eupleres (falanoucs)
Galidiinae
(vontsira)
Galidictis
Salanoia
Herpestidae sensu stricto (mongooses)
Suricata
Mungos
Helogale
Crossarchus
(kusimanse)
Urva
(garangan asia)
Bdeogale
Herpestes
(slender mongooses)
Canidae (anjing)
Urocyon
Vulpini
Nyctereutes
Vulpes
(rubah)
Canini
(anjing sejati)
Cerdocyonina
(zorro)
Speothos
Lycalopex
Canina
(canid mirip serigala)
Lupulella
Canis
Ursidae
(beruang)
Ailuropoda
Tremarctos
Ursinae
Ursus
Mustelida
Pinnipedia (anjing laut)
    • lihat dibawah↓
Musteloidea
    • lihat dibawah↓
Odobenidae

Otariidae
(anjing laut bertelinga:
anjing laut bulu,
singa laut)
Callorhinus
Otariinae
Zalophus
Neophoca
Arctocephalus
Phocidae
(Anjing laut nirtelinga
atau anjing laut sejati)
Phocinae
("anjing laut utara")
Phocini
Phoca
Pusa
Monachinae
("southern seals")
Monachini
(anjing laut rahib)
Neomonachus
Mirounga
(anjing laut gajah)
Lobodontini
(anjing laut antarktik)
Ailuridae
Mephitidae
(sigung)
Conepatus
(sigung hidung-babi)
Mephitis
Mydaus
([teledu sigung)
Spilogale
(sigung tutul)
Procyonidae
Bassariscus
Procyon
(rakun)
Bassaricyon
(olingo)
Nasuina
(koati)
Nasua
Nasuella
Mustelidae
    • lihat dibawah↓
Mellivora
Melinae
(Teledu eurasia)
Arctonyx
Meles
Melogale
(biul)
Guloninae
Pekania
Gulo
Martes
(amunin)
Ictonychinae
Lyncodontini
Galictis
(grison)
Ictonychini
(Cerpelai afrika)
Vormela
Ictonyx
Lutrinae
(berang-berang)
Lontra
Enhydra
Lutra
Lutrogale
Aonyx
Mustelinae
Neogale
Mustela
(cerpelai)
  1. 1 2 Ross, J.; Wilting, A.; Ngoprasert, D.; Loken, B.; Hedges, L.; Duckworth, J.W.; Cheyne, S.; Brodie, J.; Chutipong, W.; Hearn, A.; Linkie, M.; McCarthy, J.; Tantipisanuh, N. & Haidir, I.A. (2015). "Cynogale bennettii". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2015 e.T6082A45197343. doi:10.2305/IUCN.UK.2015-4.RLTS.T6082A45197343.en. Diakses tanggal 24 Januari 2022.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Gray, J.E. (1836). "Characters of some new species of Mammalia in the Society's collection". Proceedings of the Zoological Society of London. Part IV (October): 87–88.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan