Senin, 21 September 2026
22:32 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Rakun

Rakun

genus mamalia

Procyon
Rentang waktu: PliosenMasa kini, 4.9–0 jtyl
250px-Raccoon-10.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rakun biasa (P. lotor)
250px-Mano_pelada_%28Procyon_cancrivorus_nigripes%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rakun pemakan-kepiting (P. cancrivorus)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Carnivora
Famili: Procyonidae
Subfamili: Procyoninae
Tribus: Procyonini
Subtribus: Procyonina
Genus: Procyon
Storr, 1780
Spesies tipe
Ursus lotor
Spesies
Artikel takson sembarang

Rakun[2] merupakan kumpulan mamalia malam yang tergabung dalam genus Procyon yang terdiri dari 3 spesies dalam famili Procyonidae. Spesies yang paling dikenal adalah rakun biasa (P. lotor), lalu rakun pemakan kepiting (P. cancrivorus) dan rakun cozumel (P. pygmaeus).[3]

250px-Procyon_pygmaeus_cub.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rakun cozumel (P. pygmaeus)

Hewan ini dikenal dengan bulu abu-abu yang tebal untuk melindungi dari cuaca dingin dan tanda khas "topeng" hitam di wajahnya. Rakun memiliki panjang tubuh sekitar 40–70 cm dan berat antara 3,5 hingga 9 kg. Mereka dikenal sebagai hewan yang sangat cerdas, dengan kemampuan mengingat solusi masalah hingga tiga tahun. [4]

Makanan

Sebagai omnivora, rakun memakan berbagai jenis makanan, termasuk invertebrata, tumbuhan, dan vertebrata kecil. Mereka sering ditemukan di berbagai habitat, mulai dari hutan hingga perkotaan, karena kemampuan adaptasi mereka yang luar biasa. Mereka bahkan mampu membuat sarang di area buatan manusia, seperti lumbung atau kendaraan tua.

Keahlian utama rakun adalah kemampuan pemecahan masalah. Mereka sering menjadi fokus penelitian tentang kecerdasan hewan karena kemampuan mereka untuk menyelesaikan teka-teki. Bahkan, di lingkungan perkotaan, rakun dapat membuka tempat sampah atau mencari cara mengakses makanan dengan memanfaatkan sumber daya manusia, menunjukkan fleksibilitas dan kecerdasan adaptif yang luar biasa. Namun, interaksi mereka dengan manusia sering kali menyebabkan konflik, terutama di lingkungan urban.[5]

Rujukan

  1. Kurtén, Björn; and Anderson, Elaine (1980) Pleistocene Mammals of North America Columbia University Press, New York ISBN 0-231-03733-3
  2. Farndon, John; Kirkwood, Jon (2003). Femi Olivia, Rara Tanjung Hidayat, Margaretha Hutauruk Eddy (ed.). Ensiklopedia Mini Hewan (Sampul kertas) (dalam bahasa Indonesia). Diterjemahkan oleh Edia Permata. Jakarta: Erlangga. hlm. 116. ISBN 9796889897. Diakses tanggal 2025-07-26.{{cite book}}: |pages= and |page= ditentukan lebih dari satu kaliPemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link)
  3. admin (2019-05-29). "The Three Extant Species of Raccoon | Raccoon Removal Indianapolis" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-02-17.
  4. "Raccoon". National Geographic.
  5. "How our actions are making raccoons smarter". National Geographic.

Karya tulis

Pranala luar

Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Procyon.
Spesies Carnivora yang masih hidup
Prionodon (Linsang asiatik)
Felidae (kucing)
Pantherinae
Neofelis
Panthera
Felinae sensu stricto
Garis keturunan
kucing merah
Pardofelis
Catopuma
Garis keturunan
karakal
Caracal
Leopardus
Lynx
Garis keturunan
puma
Acinonyx
Puma
Garis keturunan
kucing kuwuk
Prionailurus
Felis
Viverroidea
    • lihat dibawah↓
Hemigalinae
Paradoxurinae
Paradoxurus

Viverrinae
sensu lato
Viverrinae
sensu stricto
Viverra
Genettinae
Poiana
(African linsangs)
Genetta
(Rabah)
Herpestoidea
    • see below↓
Hyaenidae
(hyena)
Proteles
Hyaeninae
(hyena penghancur tulang)
Crocuta
Herpestidae sensu lato
Eupleridae
(Malagasy
carnivorans)
Euplerinae
(Malagasy civets)
Eupleres (falanoucs)
Galidiinae
(vontsira)
Galidictis
Salanoia
Herpestidae sensu stricto (mongooses)
Suricata
Mungos
Helogale
Crossarchus
(kusimanse)
Urva
(garangan asia)
Bdeogale
Herpestes
(slender mongooses)
Canidae (anjing)
Urocyon
Vulpini
Nyctereutes
Vulpes
(rubah)
Canini
(anjing sejati)
Cerdocyonina
(zorro)
Speothos
Lycalopex
Canina
(canid mirip serigala)
Lupulella
Canis
Ursidae
(beruang)
Ailuropoda
Tremarctos
Ursinae
Ursus
Mustelida
Pinnipedia (anjing laut)
    • lihat dibawah↓
Musteloidea
    • lihat dibawah↓
Odobenidae

Otariidae
(anjing laut bertelinga:
anjing laut bulu,
singa laut)
Callorhinus
Otariinae
Zalophus
Neophoca
Arctocephalus
Phocidae
(Anjing laut nirtelinga
atau anjing laut sejati)
Phocinae
("anjing laut utara")
Phocini
Phoca
Pusa
Monachinae
("southern seals")
Monachini
(anjing laut rahib)
Neomonachus
Mirounga
(anjing laut gajah)
Lobodontini
(anjing laut antarktik)
Ailuridae
Mephitidae
(sigung)
Conepatus
(sigung hidung-babi)
Mephitis
Mydaus
([teledu sigung)
Spilogale
(sigung tutul)
Procyonidae
Bassariscus
Procyon
(rakun)
Bassaricyon
(olingo)
Nasuina
(koati)
Nasua
Nasuella
Mustelidae
    • lihat dibawah↓
Mellivora
Melinae
(Teledu eurasia)
Arctonyx
Meles
Melogale
(biul)
Guloninae
Pekania
Gulo
Martes
(amunin)
Ictonychinae
Lyncodontini
Galictis
(grison)
Ictonychini
(Cerpelai afrika)
Vormela
Ictonyx
Lutrinae
(berang-berang)
Lontra
Enhydra
Lutra
Lutrogale
Aonyx
Mustelinae
Neogale
Mustela
(cerpelai)


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan