Rabu, 21 Oktober 2026
05:53 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Kucing kuwuk

Kucing kuwuk

Bagikan:
Kucing kuwuk[1]
250px-Bengalkatze.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
P. bengalensis
Nama binomial
Prionailurus bengalensis
(Kerr, 1792)
250px-Leopard_Cat_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persebaran kucing kuwuk
Artikel takson sembarang

Kucing kuwuk atau kucing congkok (Prionailurus bengalensis) adalah kucing liar kecil Asia Selatan dan Timur. Sejak tahun 2002, ia terdaftar dalam spesies Risiko Rendah oleh IUCN sebab ia terdistribusi secara luas, tetapi terancam oleh hilangnya habitat dan perburuan di beberapa bagian persebaran. Subspesies kucing kuwuk ada 12, yang berbeda secara luas dalam penampilan.[2]

Nama bahasa Inggris kucing kuwuk, yaitu leopard cat, ialah berasal dari bintik-bintik seperti macan tutul yang di semua subspesies kucing kuwuk, tetapi sebenarnya hubungan spesies dengan macan tutul jauh.

Karakteristik

Kucing kuwuk berukuran seperti kucing domestik, tetapi ia lebih ramping dengan kaki panjang dan selaput yang jelas antara jari kaki. Kepala kecil mereka ditandai dengan dua garis-garis gelap menonjol, dan moncong putih yang pendek dan sempit mereka. Terdapat dua garis-garis, yang pertama garis gelap yang memanjang dari mata ke telinga, dan garis-garis putih kecil dari mata ke hidung. Bagian belakang telinga agak panjang, bulat, hitam dan putih ditengah. Tubuh dan tungkai ditandai dengan bintik-bintik hitam dengan ukuran dan warna yang berbeda, dan di sepanjang punggung ada 2-4 baris bintik-bintik memanjang. Ukuran ekor adalah setengah ukuran kepala dan badan mereka dan berbintik dengan beberapa cincin hitam yang tidak jelas dekat ujung berwarna hitam. Warna latar belakang bulu bintik-bintik mereka adalah kuning kecoklatan dengan dada dan perut putih. Namun dalam sebagian besar mereka, ukuran dan warna bintik mereka sungguh bervariasi serta dalam ukuran dan berat badan yang awalnya mereka dianggap sebagai Spesies yang berbeda. Warna bulu pada populasi selatan adalah coklat kekuniangn, tetapi abu-abu perak pucat di salah satu populasi utara. Tanda hitam dapat terlihat, atau bahkan membentuk garis putus-putus, tergantung pada subspesies. Di daerah tropika, berat kucing kuwuk 055 hingga 38 kg (121 hingga 84 pon), mempunyai panjang dari kepala sampai badan 388 hingga 66 cm (153 hingga 26 in) dengan panjang ekor 172 hingga 31 cm (68 hingga 12 in). Di Tiongkok utara dan Siberia, berat mereka mencapai 71 kg (157 pon), dan mempunyai panjang badan sampai kepala hingga 75 cm (30 in); umumnya, mereka menambah berat badan sebelum musim dingin dan menjadi lebih kurus sampai musim semi.[3] Tinggi bahu sekitar 41 cm (16 in).

Distribusi dan habitat

Kucing kuwuk adalah kucing kecil Asia yang memiliki distribusi yang paling luas. Persebaran mereka meluas dari wilayah Amur di Timur Jauh Rusia sampai ke Semenanjung Korea, China, Indochina, Subkontinen India, ke barat di utara Pakistan, dan ke selatan di Filipina dan Kepulauan Sunda di Indonesia. Mereka ditemukan di kawasan agrikultural yang digunakan lebih memilih habitat hutan. Mereka hidup di hutan hujan tropis abadi dan perkebunan di di atas permukaan laut, di hutan peluruh subtropis dan hutan konifer beriklim sedang di kaki bukit Himalaya pada ketinggian di atas 1.000 m (3.300 ft).[3] Pada 2009, seekor kucing kuwuk terjebak oleh kamera jebakan di Taman Nasional Makalu-Barun, pada ketinggian 3.254 m (10.676 ft).

Referensi

  1. ↑ Wozencraft, W. C. (2005-11-16). Wilson, D. E., and Reeder, D. M. (eds) (ed.). Mammal Species of the World (Edisi 3rd edition). Johns Hopkins University Press. ISBN 0-8018-8221-4. {{cite book}}: |edition= memiliki teks tambahan; |editor= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link)
  2. 1 2 "Prionailurus bengalensis". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2010.4. International Union for Conservation of Nature. 2008.{{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan
  3. 1 2 Sunquist, M., Sunquist, F. (2002). Wild cats of the World. Chicago: University of Chicago Press. hlm. 225–232. ISBN 0-226-77999-8.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)

Pranala luar

Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Prionailurus bengalensis.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Prionailurus bengalensis.
Spesies Carnivora yang masih hidup
Prionodon (Linsang asiatik)
Felidae (kucing)
Pantherinae
Neofelis
Panthera
Felinae sensu stricto
Garis keturunan
kucing merah
Pardofelis
Catopuma
Garis keturunan
karakal
Caracal
Leopardus
Lynx
Garis keturunan
puma
Acinonyx
Puma
Garis keturunan
kucing kuwuk
Prionailurus
Felis
Viverroidea
    • lihat dibawah↓
Hemigalinae
Paradoxurinae
Paradoxurus

Viverrinae
sensu lato
Viverrinae
sensu stricto
Viverra
Genettinae
Poiana
(African linsangs)
Genetta
(Rabah)
Herpestoidea
    • see below↓
Hyaenidae
(hyena)
Proteles
Hyaeninae
(hyena penghancur tulang)
Crocuta
Herpestidae sensu lato
Eupleridae
(Malagasy
carnivorans)
Euplerinae
(Malagasy civets)
Eupleres (falanoucs)
Galidiinae
(vontsira)
Galidictis
Salanoia
Herpestidae sensu stricto (mongooses)
Suricata
Mungos
Helogale
Crossarchus
(kusimanse)
Urva
(garangan asia)
Bdeogale
Herpestes
(slender mongooses)
Canidae (anjing)
Urocyon
Vulpini
Nyctereutes
Vulpes
(rubah)
Canini
(anjing sejati)
Cerdocyonina
(zorro)
Speothos
Lycalopex
Canina
(canid mirip serigala)
Lupulella
Canis
Ursidae
(beruang)
Ailuropoda
Tremarctos
Ursinae
Ursus
Mustelida
Pinnipedia (anjing laut)
    • lihat dibawah↓
Musteloidea
    • lihat dibawah↓
Odobenidae

Otariidae
(anjing laut bertelinga:
anjing laut bulu,
singa laut)
Callorhinus
Otariinae
Zalophus
Neophoca
Arctocephalus
Phocidae
(Anjing laut nirtelinga
atau anjing laut sejati)
Phocinae
("anjing laut utara")
Phocini
Phoca
Pusa
Monachinae
("southern seals")
Monachini
(anjing laut rahib)
Neomonachus
Mirounga
(anjing laut gajah)
Lobodontini
(anjing laut antarktik)
Ailuridae
Mephitidae
(sigung)
Conepatus
(sigung hidung-babi)
Mephitis
Mydaus
([teledu sigung)
Spilogale
(sigung tutul)
Procyonidae
Bassariscus
Procyon
(rakun)
Bassaricyon
(olingo)
Nasuina
(koati)
Nasua
Nasuella
Mustelidae
    • lihat dibawah↓
Mellivora
Melinae
(Teledu eurasia)
Arctonyx
Meles
Melogale
(biul)
Guloninae
Pekania
Gulo
Martes
(amunin)
Ictonychinae
Lyncodontini
Galictis
(grison)
Ictonychini
(Cerpelai afrika)
Vormela
Ictonyx
Lutrinae
(berang-berang)
Lontra
Enhydra
Lutra
Lutrogale
Aonyx
Mustelinae
Neogale
Mustela
(cerpelai)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan