Rabu, 14 Oktober 2026
08:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Bake-kujira

Bagikan:

Bakekujira (Jepang: 化鯨) adalah yokai dalam cerita rakyat Jepang yang dijuluki sebagai hantu paus Jepang dan tinggal di perairan laut Jepang. Bakekujira diilustrasikan sebagai kerangka ikan paus hidup yang berlayar di dekat permukaan laut. Mereka diikuti oleh sejumlah burung menakutkan maupun ikan aneh dan muncul pada malam hari di tengah-tengah hujan di dekat desa pesisir pantai.[1]

Legenda

Menurut legenda, pada masa lalu ketika paus masih berlimpah di laut Jepang, kemunculan kawanan paus menjadi pertanda berkah bagi penduduk desa nelayan yang miskin. Mereka bisa menuai kekayaan dalam jumlah besar dari daging dan minyak dalam satu paus yang mereka tangkap. Tetapi, banyak nelayan mengklaim bahwa jiwa paus yang mereka bunuh, hidup kembali sebagai Bakekujira yang mencari balas dendam terhadap manusia yang mengambil nyawa mereka. Penduduk desa yang melihat bakekujira akan terkena kutukan mengerikan. Kutukan paus tersebut dapat membawa kelaparan, wabah, kebakaran, dan jenis bencana lainnya.[1]

Referensi

  1. 1 2 "Bakekujira | Yokai.com" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-12-16.
Cerita rakyat
Utamaro Yama-uba dan Kintaro
Koleksi naskah
Makhluk legenda
Folkloris
Ikon rintisan

Artikel bertopik Mitologi atau cerita rakyat Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan