Minggu, 11 Oktober 2026
17:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Bakezōri

Bakezōri

Bagikan:
250px-Ikku_Bakezori.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ilustrasi Bakezōri (roh sandal jerami zori) karya seniman Jepang, Jippensha Ikku (1765-1831) dalam Bakemono-Takara-no-Hatsuyume (怪談宝初夢)

Bakezōri (bahasa Jepang Kanji: 化け草履, Hiragana: ばけぞうり, secara harfiah berarti "sandal hantu") merupakan makhluk fiktif dalam cerita rakyat Jepang yang termasuk dalam kelompok Yōkai.

Deskripsi

Model penggambaran Bakezōri terinspirasi dari sandal tradisional Jepang yang terbuat dari anyaman jerami atau dikenal dengan sandal zōri. Bakezōri dideskripsikan memiliki dua tangan dan dua kaki, serta satu mata. Dikatakan makhluk tersebut selalu berkeluyuran pada malam hari dan menakuti rumah-rumah warga. Mereka berlarian sambil terus menerus melantunkan: "Kararin, kororin, kankororin, managu mittsu ni ha ninmai!" (カラリン、コロリン、カンコロリン、まなぐ三つに歯二ん枚; "Kararin, kororin, kankororin! Mereka punya tiga mata dan dua buah gigi!"). Ucapan tersebut merujuk pada ejekan mereka terhadap sandal tradisional jepang lainnya yang dikenal sebagai geta.[1][2]

Bakezōri dikategorikan ke dalam yokai khusus yang disebut dengan tsukumogami (付喪神). Menurut cerita rakyat Jepang, peralatan rumah tangga seperti perkakas dapur dan bahkan pakaian dapat menjadi hidup atau memiliki roh apabila dibiarkan dan tidak digunakan untuk waktu yang lama. Bakezōri dikatakan biasanya tidak berbahaya, tetapi mereka bisa saja mengganggu manusia. Sebagian besar Bakezōri berkumpul dengan barang-barang atau peralatan rumah tangga lainnya.[2][1]

Referensi

  1. 1 2 Haustein, Michaela (2011). Mythologien der Welt: Japan, Ainu, Korea (dalam bahasa Jerman). epubli. hlm. 9. ISBN 978-3-8442-1407-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)[pranala nonaktif permanen]
  2. 1 2 "Bakezōri | Yokai.com" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-05-29.

Bacaan lanjutan

Cerita rakyat
Utamaro Yama-uba dan Kintaro
Koleksi naskah
Makhluk legenda
Folkloris
Ikon rintisan

Artikel bertopik Mitologi atau cerita rakyat Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan