Senin, 21 September 2026
19:12 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Otoroshi

Otoroshi

yokai dalam cerita rakyat Jepang

250px-SekienOtoroshi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Otoroshi, digambarkan sebagai makhluk berbulu yang hinggap di gerbang kuil dan candi dalam Gazu Hyakki Yakō (画図百鬼夜行).

Otoroshi (bahasa Jepang Hiragana: おとろし) adalah salah satu yokai dalam cerita rakyat Jepang. Otoroshi memiliki beberapa nama alternatif lain seperti odoroshi, odoro, atau keippai. Ada banyak ilustrasi tentang bentuk otoroshi yang ditemukan dalam karya-karya seni di Jepang. Otoroshi muncul sebagai makhluk berbulu, bungkuk, berkaki empat dengan cakar dan taring yang ganas. Mereka terkadang memiliki kulit berwarna biru atau kuning.[1]

Ilustrasi

Penggambaran tentang yokai ini pertama kali muncul semasa zaman Edo pada gulungan bergambar Bakemono Tsukushi yang memperlihatkan gambar monster kuning dengan rambut berantakan. Pada gulungan bergambar lainnya seperti Hyakkai Zumaki, otoroshi digambarkan dengan perpaduan warna biru. Otoroshi juga muncul dalam manga tahun 1960an karya Mizuki dengan corak warna hitam dan putih.[2]

Referensi

  1. "Otoroshi | Yokai.com" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-11-26.
  2. Papp, Zília (2010-02-01). Anime and Its Roots in Early Japanese Monster Art (dalam bahasa Inggris). Global Oriental. hlm. 75. ISBN 978-90-04-20287-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bacaan lanjutan

Cerita rakyat
Utamaro Yama-uba dan Kintaro
Koleksi naskah
Makhluk legenda
Folkloris
Ikon rintisan

Artikel bertopik Mitologi atau cerita rakyat Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan