Sabtu, 07 November 2026
06:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Hibagon

Bagikan:

Hibagon merupakan makhluk misterius menyerupai Bigfoot asal Amerika Utara yang diyakini hingga kini mendiami kawasan hutan di Gunung Hiba, Hiroshima Utara.

Riwayat

Pada malam hari tanggal 20 Juli 1970, seorang pria di dalam truk pickup di Saijo, kota di utara Prefektur Hiroshima, melihat sebuah sosok makhluk mirip kera berjalan di lereng gunung. Setelah kabar tentang pertemuan itu tersebar, penduduk setempat lainnya menyampaikan laporan mereka sendiri tentang seekor hewan yang berjalan tegak.

Deskripsi mereka serupa. Binatang itu memiliki tinggi sekitar 1,6 meter, dengan tubuh mirip gorila dan wajah berbentuk segitiga terbalik. Sejak saat itu, penduduk setempat mulai menyebut makhluk itu Hibagon, yang merujuk pada Gunung Hiba di kota tersebut. Kisah ini menjadi berita utama di masa itu, dengan sebuah artikel yang diterbitkan di surat kabar Chugoku Shimbun pada tanggal 26 Agustus 1970, menceritakan kisah tiga petani setempat yang sudah meninggal dan sebelumnya mengaku melihat Hibagon.

Seorang pria yang sedang memotong rumput di dekat rumahnya pada pagi hari tanggal 23 Juli, yakni tiga hari setelah penampakan pertama, mengaku telah melihat makhluk di area berumput dengan wajah manusia. Pria lain pada tanggal 30 Juli memanggil seseorang yang dia yakini adalah kerabatnya yang sedang berjalan di sepanjang jalan setapak menuju sawah, tetapi ternyata orang tersebut adalah makhlup mirip gorila.

Berbagai saksi mata menggambarkan sosok tak dikenal itu menyerupai seekor gorila yang ditutupi bulu berwarna coklat tua, mirip dengan Bigfoot asal Amerika Utara atau Yeti Himalaya. Kabar penampakan tersebut menimbulkan sensasi yang akhirnya menarik perhatian polisi, pemerintah daerah, dan peneliti.

Lebih dari lima dekade telah berlalu sejak penampakan pertama, namun orang-orang dari seluruh Jepang terus melakukan pencarian dengan harapan dapat melihat makhluk misterius tersebut. Menurut Asosiasi Pariwisata Saijo setempat, Hibagon memiliki tinggi sekitar 160 sentimeter, memiliki tubuh berbulu dan wajah segitiga terbalik dengan kepala dua kali ukuran manusia.

Pada pertengahan tahun 70-an, pembicaraan tentang Hibagon telah mereda, dan pusat konsultasi ditutup pada bulan Juni 1975. Saat ini, Hibagon telah menjadi simbol kota, dan tanda-tanda yang menyerupai imajinasi ada di mana-mana. Sebuah jejak kaki plester yang konon milik Hibagon disimpan di kantor kepala Kantor Polisi Shobara, yang merupakan bagian dari Polisi Prefektur Hiroshima.

Pada 2023, Departemen Kepolisian Shobara menyumbangkan apa yang mereka anggap sebagai jejak kaki tersebut kepada asosiasi pariwisata, kemudian dipindahkan kembai ke Stasiun Bingo-Saijo. Asosiasi turis menggunakan donasi tersebut sebagai kesempatan untuk memulai perekrutan klub penggemar Hibagon Explorers yang telah diikuti oleh sekitar 40 orang dari seluruh Jepang.[1]

Referensi

Jepang

Artikel bertopik Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan