Rabu, 28 Oktober 2026
23:41 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Umibōzu

Umibōzu

Bagikan:
250px-Kuwana_-_The_sailor_Tokuso_and_the_sea_monster.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cetakan ukiyo-e yang menggambarkan pelaut Tokuso menjumpai umibōzu, karya Utagawa Kuniyoshi.

Umibōzu (海坊主, "biksu laut") adalah semacam makhluk supranatural dalam cerita rakyat Jepang. Konon Umibōzu tinggal di lautan dan membalikkan perahu bagi siapapun yang berani mengajaknya berbicara. Namanya sendiri, yang ditulis dengan huruf untuk kata "laut" (umi) dan huruf untuk kata "biksu" (bōzu) kemungkinan terkait dengan fakta bahwa konon Umibōzu memiliki kepala besar yang bulat dan botak, menyerupai kepala botak para biksu.

Di sisi lain, mereka adalah Yōkai (siluman) perkasa yang menampakkan diri untuk menenggelamkan kapal dan para nelayan. Dipercaya mereka berasal dari perwujudan para biksu yang tenggelam di laut, menampakkan kepala botak dan tampak khas seperti sedang berdoa. Biasanya mereka dikatakan memiliki badan berwarna abu-abu atau gelap dan anggota tubuh yang berkeluk-keluk menyerupai ular.

Menurut suatu kisah, jika marah, ia meminta para awak kapal untuk menyediakan suatu gentong yang kemudian dipakainya sebagai gayung untuk menenggelamkan kapal dengan guyuran air laut. Untuk mengatasinya, ia harus diberi gentong tanpa dasar.

Lihat pula

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Umibozu.

Pranala luar

Cerita rakyat
Utamaro Yama-uba dan Kintaro
Koleksi naskah
Makhluk legenda
Folkloris
Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan