Sabtu, 17 Oktober 2026
16:55 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Ōmukade

Ōmukade

yokai dalam cerita rakyat Jepang

Bagikan:
250px-Fujiwara_no_hidesato_no_mukade_taiji_LCCN2008660436.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Fujiwara no hidesato melawan Omukade

Ōmukade (bahasa Jepang Kanji: 大百足, Hiragana: おおむかで) adalah makhluk dalam cerita rakyat Jepang yang berwujud kelabang raksasa. Salah satu kisah mengenai omukade pernah disinggung dalam cerita Tawara Toda Monogatari. Dalam naskah tersebut diceritakan bahwa Fujiwara no Hidesato atau tuan karung beras membunuh seekor kelabang raksasa yang bersarang di dekat gunung Mikami.[1][2]

Dalam salah satu sumber, omukade dideskripsikan sebagai kelabang dari jenis Scolopendra subspinipes dengan tubuh gelap, kaki serta kepala berwarna oranye terang dan dikategorikan dalam yokai mengerikan. Ia juga memiliki kelemahan berupa air liur manusia.[3]

Referensi

  1. ↑ Visser, Marinus Willem de (1913). The dragon in China and Japan. Cornell University Library. Amsterdam, J. Müller. hlm. 191–192.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Friday, Karl (2008). The First Samurai: The Life and Legend of the Warrior Rebel, Taira Masakado (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm. 157–158. ISBN 978-0-471-76082-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ "Ōmukade | Yokai.com" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-11-29.

Bacaan lanjutan

Cerita rakyat
Utamaro Yama-uba dan Kintaro
Koleksi naskah
Makhluk legenda
Folkloris
Ikon rintisan

Artikel bertopik Mitologi atau cerita rakyat Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan