Kamis, 24 September 2026
22:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum
Waira

Waira

250px-SekienWaira.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ilustrasi Waira yang dibuat oleh seniman Toriyama Sekien dalam Gazu Hyakki Yakō (画図百鬼夜行)

Waira (Jepang: わいら) adalah yokai dalam cerita rakyat Jepang. Penggambarannya berupa binatang bertubuh besar dengan rupa yang jelek. Beberapa sumber tidak mendeskripsikan bentuk visual makhluk ini secara rinci. Ia dikatakan memiliki satu cakar yang tajam dimasing-masing empat anggota geraknya.[1] Menurut catatan, waira jantan memiliki bintik-bintik coklat di bagian tubuhnya sementara waira betina berbintik merah. Yokai ini dapat dijumpai jauh di pedalaman pegunungan, terkadang berada di kuil, hutan, atau pura tempat pemujaan. Menurut catatan sejarah, yokai ini memiliki habitat yang sama dengan yokai otoroshi dan sering ditemukan di dekat otoroshi. Ia diyakini sebagai hewan penjaga kuil atau tempat pemujaan dari orang-orang jahat.[2]

Referensi

  1. Sekien, Toriyama (2017). Japandemonium Illustrated: The Yokai Encyclopedias of Toriyama Sekien. Dover Publications. hlm. 60. ISBN 9780486800356.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. "Waira | Yokai.com" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-01-12.

Bacaan lanjutan

Cerita rakyat
Utamaro Yama-uba dan Kintaro
Koleksi naskah
Makhluk legenda
Folkloris
Ikon rintisan

Artikel bertopik Mitologi atau cerita rakyat Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan