Sabtu, 03 Oktober 2026
12:05 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Akashita

Akashita

yōkai dalam cerita rakyat Jepang

Bagikan:
250px-SekienAkashita.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ilustrasi sosok akashita

Akashita (あかした) yang diterjemahkan sebagai "Lidah Merah" (あかした) atau "Mulut Merah" (Akakuchi) merupakan salah satu yokai dalam mitologi Jepang yang mendiami daerah persawahan atau pertanian, khususnya di wilayah Tsugaru di mana cerita ini berasal. Makhluk ini digambarkan memiliki tubuh raksasa berwarna merah yang diselimuti awan hitam pekat, wajahnya menyerupai binatang berbulu dengan lidah merah menjulur panjang dan cakar yang tajam. Menurut legenda, siapapun yang tak sengaja melihatnya, maka ia akan ditimpa kesialan atau akan mengalami hari yang buruk dalam hidupnya.[1]

Asal-usul

Salah satu sumber memperkirakan asal-usul yokai akashita ini berasal dari cerita Shakuzetsujin, yang asalnya merupakan anggota dari iblis Rakshasa dalam mitologi Hindu.[2][3] Istilah penyebutan nama akashita sendiri, sastrawan modern Atsunobu Inada berpendapat bahwa makhluk ini memiliki kaitan dengan cerita shakuzetsujin (赤舌神) dan shakuzetsunichi (赤舌日) yang melindungi gerbang barat Tai Sui (Jupiter).

Akashita biasanya mucul selama bulan-bulan musim panas di mana sering terjadi kekeringan. Dalam Gazu Hyakki Yagyo karya Toriyama Sekien, akashita digambarkan tinggal di atas pintu saluran irigasi sebagai penjaga, yang mana hal ini berkaitan dengan sifatnya yang akan merenggut nyawa orang-orang yang menyalahgunakan saluran air untuk kepentingan ladangnya sendiri.[1]

Referensi

  1. 1 2 "Aka shita | Yokai.com" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-12.
  2. ↑ Papp, Zília (2010). Anime and Its Roots in Early Japanese Monster Art. Brill. hlm. 76. ISBN 9789004202870.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Davisson, Zack (2018). Yokai Stories. Chin Music Press Incorporated. hlm. 21. ISBN 9781634059152.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bacaan lanjutan

Cerita rakyat
Utamaro Yama-uba dan Kintaro
Koleksi naskah
Makhluk legenda
Folkloris


Ikon rintisan

Artikel bertopik Mitologi atau cerita rakyat Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan