Selasa, 27 Oktober 2026
18:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Mokumokuren

Mokumokuren

yokai dalam cerita rakyat Jepang

Bagikan:
250px-SekienMokumokuren.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi dari Mokumokuren berupa segerombolan mata yang muncul di pintu geser kertas di sebuah bangunan tua dalam Konjaku Hyakki Shūi (今昔百鬼拾遺) tahun 1780

Mokumokuren (目目連) adalah salah satu yokai yang diterjemahkan sebagai "mata yang mengawasi terus-menerus," "bermata banyak," atau "mata di segala tempat." Menurut cerita rakyat Jepang, Mokumokuren muncul dari lubang-lubang pada shoji atau jendela geser khas Jepang yang tidak terawat dengan baik oleh pemilik rumah. Mokumokuren termasuk dalam yokai tsukumogami yang tidak berbahaya tetapi tetap dianggap sebagai sosok yang menyeramkan.[1]

Sejarah

Menurut Konjaku Hyakki Shui karya Toriyama Sekien yang terbit pada tahun 1781, sosok Mokumokuren digambarkan sebagai yokai yang mendiami rumah tua ala Jepang. Ia mengilustrasikan di sebuah sudut rumah tua yang tampak terbengkalai dan ditumbuhi rumput liar, kemudian dari sana terdapat shoji (panel pintu berlapis kertas) yang sudah sobek dan compang-camping. Namun disetiap lipatan kertas tersebut terdapat sepasang mata yang terus mengawasi sekitarnya. Sudut pandang yang diambil dalam karya ini menggambarkan Mokumokuren seolah-olah sebagai makhluk yang lucu dengan mata yang banyak. Cerita versi lainnya oleh penulis Yamada Norio menyebut Mokumokuren sebagai Shoji no me (Mata Shoji).[2]

Sebelum ditemukannya gambar yang dibuat oleh Toriyama Sekien dalam bukunya tersebut, tidak ada dokumentasi apapun mengenai Mokumokuren sebelumnya, sehingga para sastrawan menganggap makhluk ini hanyalah karangan dari Toriyama Sekien.[2]

Referensi

  1. ↑ "Mokumokuren | Yokai.com" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-08-11.
  2. 1 2 Foster, Michael Dylan; Kijin, Shinonome (2015). The Book of Yokai: Mysterious Creatures of Japanese Folklore. California: University of California Press. hlm. 231. ISBN 9780520271029.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bacaan lanjutan

Cerita rakyat
Utamaro Yama-uba dan Kintaro
Koleksi naskah
Makhluk legenda
Folkloris


Ikon rintisan

Artikel bertopik Mitologi atau cerita rakyat Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan